10. Baby Don't Cry

4.1K 349 82
                                        








Chanyeol merasa kedinginan, dengan mata yang masih malas untuk terbuka dia kembali menarik selimut dan menutupi tubuh bagian atasnya, lalu menarik Jennie agar masuk kedalam pelukannya lagi. semalam tidur jam berapa ya setelah nganu. Wkwk

Chanyeol tersenyum geli saat mengingat kejadian semalam, tidak biasanya Jennie yang minta duluan. Hehe

Entah karena apa Chanyeol jadi tertawa dengan mata terpejam, memang kebiasaan buruk Chanyeol ga pernah berubah suka ketawa tiba-tiba, untung ganteng jadinya ga dikira orang gila. Jennie yang sudah membuka matanya dan berada dalam pelukan suaminya pun mencubit pipi Chanyeol gemas, hingga kelopak mata Chanyeol terbuka lebar.

"Kenapa sih? Mimpi sama ariana grande lagi?" tanya Jennie jutek, kesal juga sih karena Chanyeol sampe sekarang selalu nge-fans sama Ariana Grande.

Chanyeol menggelengkan kepala sambil mengulum senyum "Hehe, Cuma inget yang semalem. Duh, jadi makin cinta sama Jennie" katanya sambil menangkup pipi Jennie tak kalah gemas.

Jennie mendecih pelan, pipinya jadi merona merah karena Chanyeol "Bisa gak jangan dibahas gitu?"

Chanyeol malah menggeleng-gelengkan kepalanya manja, "No no... aku mau bahas terus sampe bosen... kamu ga sakit kan? Udah beneran sehat?" tanya Chanyeol perhatian.

Jennie tersenyum "Udah sembuh kok, makanya jangan iseng lagi. kan operasinya juga udah 2 bulan yang lalu sayangku... udah ah bangun yuk, kan ngantor terakhir minggu ini.. besok kita bisa leha-leha di rumah pas weekend"

Chanyeol menghela nafas pelan, dan mengeratkan pelukannya di pinggang Jennie yang masih polos tanpa pakaian didalam selimut "lima menit lagi, please? Kamu anget sih"

"jangan main-main, nanti tegang lagi berabe. Anak-anak telat nanti ke sekolah"

Chanyeol malah nyengir, pelan-pelan bibirnya mencoba menggapai leher Jennie, tapi Jennie cukup gesit dengan menahan wajah Chanyeol menggunakan telapak tangannya "Udah sana bangun ih"

"Udah bangun sayang, daritadi..."

Jennie menaikan sebelah alisnya galak "iya makanya bangun"

"adekku yang bangun. Gak mau kamu rasain lagi? hehe" nyengir lagi.

"OM CHANYEOL!" bentak Jennie sambil mendorong dada bidang suaminya hingga terdorong dari atas tempat tidur. Jennie menyingkir duluan dari ranjang dan menarik pakaiannya lalu mengenakannya buru-buru, Chanyeol menonton sambil tengkurap dan menyangga dagunya diatas tempat tidur, melihat Jennie pakai baju layaknya nonton serial Larva bagi Chanyel, asik. Wkwk

"ya ampun Jen, ini sih baru jam 5.55. biasanya kita bangun jam 6.15... kepagian" keluh Chanyeol bak anak kecil yang malas berangkat sekolah.

Jennie yang selesai berpakaian langsung beralih pada meja rias dan menyemprotkan serum vitamin E "Kita harus keramas, makanya bangun harus dilebihin waktunya 20 menit. Aku juga kan harus siapin pakaian anak sekolah, pakaian kantor kakak sama buatin sarapan" ucap Jennie menjelaskan, sementara tatapan matanya masih terarah pada cermin yang menampilkan portet dirinya yang cantik.

"mau di keramasin dong, sayang" pinta Chanyeol, jennie menoleh dan memelototinya galak.

Chanyeol rasanya pengen jadi kaca aja, biar dipantengin Jennie terus.

Chanyeol mengangguk-anggukan kepalanya, lalu ia bangun dan mencari sesuatu di laci meja kecil dekat meja rias. Jennie melotot dan menatap horror kearah suaminya.

"Eh... kakak apaan sih!" teriak Jennie kaget.

Chanyeol hanya menatap tanpa dosa sambil terus mencari sesuatu didalam laci meja kecil tersebut "Lagi nyari barang, biasa aja sih.. kenapa emangnya?"

MOMDAD DIARIES (Complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang