07. Warm Hug Ever

4K 360 47
                                        





Keceriaan anak-anak malam itu berubah menjadi tangis yang membuat Chanyeol beserta Ayah dan Ibu mertuanya sedih sekaligus khawatir, bagaimana mungkin anak-anak tidak menangis kalau melihat Jennie si Bunda yang selalu siaga justru sekarang harus dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Makan malam yang sudah disiapkan dikediaman Kakek dan Nenek Kim terpaksa dibatalkan, dan seluruh anggota keluarga pergi ke rumah sakit karena situasi tidak memungkinkan untuk mereka tetap tinggal dirumah sementara Jennie masih belum diketahui kabar baiknya, dan apa yang menimpa Ibu tiga orang anak kembar itu sampai-sampai pingsan setelah mengeluhkan rasa mual dan demam.

Chanyeol masuk kedalam ambulance menemani Jennie yang sudah terbaring diatas matras dorong dalam ambulance tersebut, sementara Papa dan Mama Kim menyusul dengan mobil pribadi bersama si kembar.

Didalam mobil ambulance Jennie mendapatkan pemeriksaan dan penyelamatan pertama berupa oksigen dan pengecekan denyut nadi.

Chanyeol menatap khawatir, nafasnya gusar dan ekpresi wajahnya sudah tidak bisa ditebak lagi karena terlampau kaku dan panik, tangan besar milik Chanyeol tidak pernah sedetik pun melepas genggamannya pada tangan Jennie yang terasa dingin.

Ah, biasanya jam-jam makan malam begini Jennie akan sangat repot karena anak-anak selalu minta disuapi atau Chanyeol yang baru pulang kerja ikutan rusuh dimeja makan, iya sama sama minta disuapin, tapi sekarang Chanyeol justru hanya bisa diam menunduk menatap wajah pucat isterinya yang terlihat masih melawan sakit.

Sesampainya di rumah sakit, Jennie segera ditangani oleh tim dokter didalam ruang gawat darurat sementara Chanyeol segera menghampiri mertuanya dan ketiga anaknya yang masih belum bisa tenang. Mereka kini menunggu diruang tunggu sambil berdoa agar semuanya baik-baik saja dan tidak ada sesuatu yang buruk menimpa Jennie.

Chan, Leo dan Cherish berinisiatif menghampiri ayah mereka yang masih menunduk sambil menyembunyikan wajah dibalik kedua telapak tangannya yang bertumpu saling menggenggam satu sama lain.

Chan menyenggol Leo yang mendadak cengeng karena melihat Bunda-nya yang mirip Jennie blackpink pingsan "Sana, kamu hibur ayah" perintah Chan pada Leo yang langsung saja mengangguk dan memeluk lengan besar ayahnya erat-erat.

Chanyeol mendongak, menatap ketiga anaknya dengan senyum dipaksakan.

Sepertinya anak-anak mengerti bahwa mereka tidak boleh menangis dan membuat suasana makin runyam, maka ketiganya harus menghibur sang ayah yang sedang galau "Ayah.. Bunda... baik-baik.. aja kan?" malah Chan yang awalnya sok tegar justru kini memeluk Chanyeol sambil menangis meski ditahan-tahan, Chanyeol jadi gemas.

"Iya yah... Bunda, engga kenapa-kenapa kan?" Leo makin mengeratkan pelukannya pada lengan Chanyeol. sementara Cherish yang masih diam disamping kiri ayahnya hanya bisa terisak sambil menutupi wajahnya.

"Bunda baik-baik aja kok. Kalian berdoa aja semoga Bunda segera sadar... udah, Leo jangan nangis.. masa kembaran Guanlin cengeng sih.. ini juga nih sulung-nya ayah tumben-tumbenan nangis. Kalah sama Cherish nih" ujar Chanyeol sambil mengacak puncak kepala anak-anaknya secara bergantian dan penuh kelembutan.

Padahal, kalau boleh jujur Chanyeol juga ingin menangis karena khawatir, Chanyeol juga tidak mau sesuatu menimpa Jennie, Chanyeol sama sekali tidak tahu apa yang menimpa Jennie hingga dia pingsan begitu.

AH, chanyeol itu bodoh apa gimana sih? Dia kemana aja selama ini, kenapa dia selalu saja menuntut Jennie banyak hal, tanpa tahu kalau Jennie mungkin saja merasakan sakit dan tidak bilang-bilang karena tidak mau membuat semua orang disekitarnya khawatir.

Chanyeol kemudian meraih ketiga anaknya kedalam rangkulan kedua lengan panjangnya sehingga tiga tubuh mungil mereka masuk kedalam dekapan sang Ayah yang hangat. Kakek dan Nenek Kim yang menyaksikannya bernafas lega, keluarga kecil Jennie dan Chanyeol ternyata amat harmonis sehingga tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

MOMDAD DIARIES (Complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang