Hari ini, merupakan hari yang sangat penting bagi Sisca dan rekan-rekannya. Bagaimana tidak, hari ini mereka akan menghadapi musuh bebuyutan Timnas Indonesia di ajang game manapun. Baik itu Sepakbola, Bulutangkis, Futsal, dan masih banyak lagi, yang tak mungkin saya uraikan.
Ya, mana lagi kalau bukan tetangga sebelah kita yang sangat berisik, Malaysia. Hari ini, Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Malaysia di ajang AFF Women Futsal Championship.
Kenapa bisa dibilang sangat krusial? Karena saat ini Indonesia berada di posisi 2 klasemen, dibawah naungan Thailand yang kokoh di puncak klasemen.
Saat ini Indonesia mendapatkan poin 4 dari 2 laga sebelumnya. 1 kemenangan besar melawan Singapura dan hasil draw yang mengejutkan saat melawan Filipina. Sementara itu, Malaysia berada dibawah Indonesia dengan poin yang sama juga, yaitu 4. Tetapi Malaysia sedikit diatas kertas karena di laga kemarin secara mengejutkan berhasil menahan imbang Thailand 1-1. Selain itu, jika pertandingan ini Malaysia berhasil menang ataupun imbang, maka otomatis tiket ke semifinal sudah mereka genggam. Mengapa? Karena di pertandingan terakhir, Indonesia akan berjumpa dengan juara AFF Futsal 999x , yaitu Thailand.
Thailand sendiri saat ini berhasil mengumpulkan poin 7 dari 3 pertandingan. Satu hasil imbang dari Malaysia dan Dua kemenangan besar melawan Singapura dan Filipina, yang masing-masing skornya yaitu 7-0 dan 11-2. Sangat fantastis sekali untuk kelas women futsal team.
Dan seperti yang kita tahu sebelumnya, peforma Timnas Indonesia sedang turun. Sudah terlihat sejak pertandingan pertama melawan Singapura. 6 gol yang mereka ceploskan ke gawang Singapura 4 diantaranya berawal dari blunder pemain Singapura sendiri yang salah mengumpan ataupun tak siap menerima umpan dari rekannya.
Selain itu, peforma dari sang kapten tim sekaligus center forward dari Timnas Indonesia sendiri juga sedang bermasalah.
Sejauh ini, Sisca hanya mampu melesatkan satu gol ke gawang lawan dari total 20 shoots yang ia lakukan saat 2 pertandingan yang lalu. Dan satu gol itupun berasal dari penalty yang didapatkan saat melawan Filipina kemarin. Dan sangat disayangkan juga di pertandingan itu, Sisca benar-benar gagal memanfaatkan peluang yang sangat amat banyak ia dapatkan untuk menjadi gol. Entah apa yang dia pikirkan, yang jelas permainannya sangat berbeda sekali dengan permainannya di klub futsal yang ia bela.
Di klubnya, Electric48 Jakarta. Sisca benar-benar merupakan monster yang haus gol. Jika di rata-rata, dalam satu pertandingan minimal ia bisa mencetak 2 gol. Sangat tajam bukan? Berbeda sekali dengan di timnas saat ini. Entah apa mungkin karena beban yang ia tanggung sebagai kapten dan juru gedor Indonesia, yang mengharuskan dirinya untuk selalu bermain bagus dan mencetak gol untuk tim dan meloloskan Indonesia ke Final dan menjadi juara? Entahlah.
Yang jelas, pertandingan saat ini bisa dibilang menjadi taruhan terbesar Indonesia, lebih tepatnya Sisca. Jika dia bermain buruk lagi, mungkin coach tidak akan menurunkannya di laga-laga selanjutnya.
*****
Saat ini kedua tim mulai memasuki lapangan futsal. Mereka berbaris sepertinya halnya biasanya dan menyanyikan lagu kebangsaan dari kedua negara secara bergantian.
Selanjutnya mereka mulai bersalaman satu sama lain. Dan kedua kapten pun diminta wasit untuk ke tengah lapangan untuk melakukan coin toss. Dan Indonesia memenangkan coin toss ini dan mendapatkan giliran bola pertama.
Kedua kapten kembali bersalaman dan bersalaman dengan wasit juga. Setelah itu para pemain menempatkan posisinya masing-masing.
Coach Melody saat ini masih menurunkan squad yang sama seperti kemarin. Dengan Anin sebagai kiper utama. Desy yang menjadi center team/pivot yang bertugas untuk mengatur serangan sekaligus pemain terakhir/derender. Gracia yang berada di posisi sayap kiri dan Shani di sayap kanan. Serta Sisca yang menjadi center forward/penyerang utama sekaligus kapten tim.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Shoot Stories
FanfictionKumpulan cerita One Shoot / Mini Series JKT48. Slow apdet yak :v hehe
