Kadang dunia terlalu berisik, luangkan waktu untuk sendiri. Barangkali akan kau temukan apa yang selama ini kau cari.
***
Para senior perwakilan ekskul tampak berjalan pelan, satu persatu mulai memasuki ruang kelas kelompok, Daniel.
Daniel tengah memperhatikan satu persatu senior yang sedang berdiri di depan kelas, seorang senior laki - laki dengan tinggi sekitaran 180 cm, sedang berdiri di dekat pintu masuk memegang tumpukan formulir, tiga orang lainnya sedang berdiri sambil memperhatikan dan menunjuk beberapa orang yang ada didalam ruangan dan yang akan berbicara bernama Nurul, kulitnya putih beralis tebal, bibir merah muda, tinggi sekitar 155 cm, tidak gemuk dan tidak pula kurus. Cantik, kesan pertama saat dia memasuki ruang kelas.
" Assalamualaikum"
" WAALAIKUMSALAM " suara gemuruh para siswa memenuhi ruang kelas.
" Kami perwakilan dari ekskul PASKIBRA SMA Negeri 4 Samarinda. Ingin mengajak kalian untuk bergabung bersama kami "
Nurul dengan rinci menjelaskan kegiatan ekskulnya setelah selesai, Lukman yang tadinya berdiri di dekat pintu sekarang membagikan formulir kepada siswa yang ingin bergabung, banyak. Salah satunya Daniel.
" Untuk formulir yang tadi, nanti bisa di kumpul ke sekret kami yang ada di dekat ruang piket, yang sendirian di tengah kolam itu loh "
" Oh iya satu lagi, latihan akan di mulai Jum'at ini , makasih " senyum manis di lontarkan Nurul. Beberapa orang bersorak riuh melihat senyum Nurul, diantaranya ada yang menggoda Nurul.
" Kak nomor telponnya berapa ? "
" Kakaknya udah punya pacar belum, kalo belum sama saya aja kak hehehe "
" Ukuran Bra - nya berapa. Eh " anak laki - laki yang duduk di deret belakang terkejut lantas menggaruk kepalanya seolah menyesali perkataannya barusan, sontak semua orang tertawa.
🍃🍃🍃
Apa yang salah dengan jurusan IPS, manusia seringkali mempunyai pemikiran yang tak masuk akal. Anak IPS di CAP sebagai anak yang nakal, tak berbudi pekerti. Padahal mereka, anak IPS. Sama dengan anak - anak lain, anak - anak yang memilih Jurusan Bahasa dan juga Jurusan IPA, tak ada yang membedakan. Hanya saja mungkin pemikiran - pemikiran kotor itu berasal dari manusia yang tak bertanggung jawab yang menularkan virus kebencian terhadap anak yang bukan memilih jurusan IPS .
tanpa mereka ketahui Hate Speech bisa merusak mental, jika ditujukan kepada orang yang tidak siap menerimanya.
Belum lagi orang tua yang tidak mendukung anaknya, bayangkan jika mereka berada dijurusan yang tidak sesuai dengan bakatnya, apa yang mereka akan lakukan kedepannya ?
Beruntunglah Daniel mempunyai orang tua yang selalu mendukungnya. Teman yang tak terlalu memperdulikan apa yang dipilih olehnya, bagi mereka Daniel adalah Daniel, dia harus menjadi dirinya sendiri dengan memilih apa yang telah menjadi passion - nya.
Kemudian perlahan tangan Daniel menorehkan tinta pulpen dan mengisi satu persatu data perserta didik dan kali ini dia menjatukan pilihannya pada jurusan IPS serta memilih lintas minat Bahasa Inggris.
" S E L E S A I " katanya sambil tersenyum.
🍃🍃🍃
" Baiklah, hari ini kita perkenalan saja. Sebutkan nama, hobi, tempat tinggal dan alasan masuk PASKIB. dimulai dengan kamu "
KAMU SEDANG MEMBACA
Dengan Rasa
Fiksi Remaja[ bagian dari Buku Untukmu karya @DvyOktvia28 ] mengapa rasa ini harus hadir dan membuat kita bersama jika pada saat yang bersamaan rasa itu juga membuat kita berakhir, membuat kita seperti dua manusia yang tak pernah mengenal. Kemudian kita saling...
