"6"

18 2 0
                                        

Karena pada akhirnya kenyataan tak seindah khayalanmu

❤❤

Langkah perlangkah terus di lewati arsyi hingga dia sampai di depan restoran milky

Suara tawa bergemuruh terdengar dari dalam namun tidak diperdulikan oleh arsyi sampai dia berhenti di depan bangkunya

Arsyi bingung pasalnya tempat duduk yang tadi hanya dua dan meja satu kini digabungkan dengan meja yang lainnya

"Kok rame"ucap arsyi mengundang perhatian mereka semua

"Hey udah balik dari toilet nya?"tanya arsya

Yah arsya dan yang lainnya sudah sampai di mall dan bertemu dengan Indy

"Gue duduk dimana?"tanya arsyi

"Itu udah disiapin sama arsya,lo disamping dia"balas Indy.arsyi hanya membalasnya dengan anggukan dan duduk disamping arsya

"Eh kita lagi kumpul gini pesen kek makanan gitu"jelas Arga

"Minta aja biar mamak lo yang bayar"ceplos arkan membuat semuanya tertawa

"Iss"gerutu arga

Semuanya tertawa saat melihat kekesalan dari arga termasuk arsyi namun dari tadi ekor matanya tak lepas dari mata seseorang yang sejak tadi memperhatikannya

Danil?ya danil terus memperhatikan arsyi dari kejauhan karena posisi dan yang berada di samping kiri arsya sedangkan arsyi berada di samping kanan arsya

"Ndy temenin ke toko buku yuk"ucap arsyi membuat semua mata mengarah kepadanya

"Mau ngapain?"tanya arsya

"Mau mandi"celetuk arsyi

"Mandi kok di toko buku sih"ujar arsya

"Iya biar adem aja"ucap arsyi sambil memajukan bibirnya ke depan

"Apaansih sok imut lo"balas arsya

"Iss udah ah,ndy ayok temenin"kesel arsyi

"Yaudah ama gue aja"ujar arsya sambil berdiri dari bangkunya

"Eh kok sama elo sih"ucap indy

"Udah lo disitu aja sama yang lainnya"

"Gila lo gue cewek sendiri ntar orang ngiranya gue cabe-cabean lagi"balas indy tak Terima

"Lah lu kan emang cabe"sengit arsya membuat Indy membulatkan matanya

"Apaan lo ngatain gue cabe"geramnya

"Lah buktinya kemarin gue nengok elu tarik tiga naik motor ama nyokap and abang lo"

"Itu karena mobil abng gue mogok setan"balas indy tak Terima

"Oo gue pikir,abis ada abng lo pula tu pas banget terong di cabein"kekeh arsya

"Arsya awas ya lo"geram Indy sedangkan yang lainnya sudah tertawa Karena melihat pertengkaran keduanya

"Udah ah yok sya"lerai arsyi menarik tangan arsya untuk pergi dari tempat itu sekarang juga

Because You✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang