Kalau jadi tamu setidaknya datang dengan jelas agar aku tak salah menyediakan kopi bukan hati!!
❤❤
"ARSYI..."teriaknya
Karena merasa namanya dipanggil pun cewek tersebut langsung berbalik mencari asal suara tersebut
Danis berlari menghampiri arsyi hingga kini dia tepat berada di depan arsyi
"Hay"kikuk danis
"Eh hay"balas arsyi
"Lo baru keluar dari rumahnya si arsya ya?"tanya danis
Arsyi membalasnya dengan anggukan "tadi nyokapnya arsya nelfon gue suruh main ke rumah"ucapnya
"Oo gitu"
"Iya,lo tadi barusan dari mana?"tanya arsyi
"Oh itu tadi gue abis pulang main bareng lutfi"balasnya
"Terus kok bawa bunga segala?"kepo arsyi saat menyadari ada bunga yang berada di tangan bara
Danis langsung mengangkat tangannya yang tergenggam oleh bunga
"Ini tadi si lutfi sekalian minta temenin beli bunga untuk ceweknya terus gue lihat ada bunga kesukaannya mamah gue yah gue bungkus aja"ujarnya
"Emang nyokap lo suka bunga apa?coba gue lihat"
Danis langsung mengarahkan bunga tersebut ke pada arsyi
"Bunga lily"sontak arsyi
"Lo kok tau?"heran danis
"Yaiyalah gue juga suka kali sama bunga ini,ini bunga favorit gue"ucapnya dengan senyum yang sangat manis
Semanis gula!
"Lo mau?"tanya danis saat melihat arsyi yang begitu antusias saat melihat bunga kesukaannya
"Ga deh,itu kan bunga yang lo beliin untuk nyokap lo"balas arsyi
"Ini masih banyak juga,nih gue kasih sama lo"ucap danis memberikan lima tangkai bunga lily
"Thank's"balasnya
"Oke,kalau gitu gue balik deluan ya udah mau magrib"ucap danis dan diangguki oleh arsyi
***
Andai kalimat bisa langsung dilontarkan tanpa ada gangguan sedikitpun
Pasti aku bisa memilikimu!
Lihatlah aku?betapa hancur perasaan ini saat melihat kau dengan yang lain
Sebuah perjanjian akan selalu ada jika semuanya mengikuti janji tersebut
Tapi sekarang janji itu sudah hancur!bukan kau yang mengingkarinya tapi aku
Luka yang terdalam bukan maksud untuk di pendam tapi luka ini yang membekas dengan sendirinya
KAMU SEDANG MEMBACA
Because You✔
Fiksi RemajaMempunyai seorang sahabat cowok yang bernama arsya,dekat dari kecil rumah satu kampung memendam sebuah perasaan yang sudah ada sejak lama bukan lah hal yang sangat mudah,sama seperti keadaan arsyi saat ini,menanti,memandang,mengagumi orang yang hany...
