Aku memulainya dengan senyuman dan kamu mengakhirinya dengan kebencian
❤❤
Arsyi sudah sampai di rooftop sekolah,dia langsung menghampiri arsya yang sedang tertidur di sofa yang sudah usang
Rooftop ini sebenarnya tempat yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun karena tempat ini sudah menjadi gudang besar sekolah
Namun peraturan tersebut tidak mempengaruhi arsya dan kedua temannya Lagi yaitu raka dan Arga
Mereka bertiga badboy tapi walaupun begitu nilai mereka diatas rata-rata termasuk arsya yang menjadi pringkat pertama di kelas maupun umum
Mereka malah menjadikan tempat ini sebagai bascame untuk bermain termasuk sofa yang sudah tak terpakai lagi
Arsyi memandangi lekat wajah tamvan milik arsya,walaupun dalam keadaan tidur wajah arsya tetaplah sama bahkan lebih tamvan
Tapi sayang!arsyi sadar diri,dia tak pantas memiliki seseorang yang sangat dicintainya saat ini.teman?dia hanya menganggap teman
Teman!
Teman!
Teman!
Kata itu terus terngiang di otaknya,arsyi tak bisa melakukan apa-apa lagi,sepertinya arsyi sudah putus asa untuk saat ini
Tanpa sadar tangan mungilnya mengelus lembut wajah arsya yang terlihat sangat tenang
Hingga bibirnya mengucapkan tiga kata yang seperti sedang berbisik pelan
"I love you"ucapnya pelan
Hingga tangannya mengganggu ketenangan tidur orang didepannya ini
Perlahan dia membuka matanya dan betapa terkejutnya dia saat melihat wajah arsyi yang sangat cantik,dengan rambut digerai bergelombang tertiup angin membuat dirinya bak seperti bidadari
"Eh"kejut arsyi menarik kembali tangannya saat melihat arsya yang sudah terbangun dari tidurnya
"Lo kok bisa disini?"ucap arsya menegakkan tubuhnya
"Eh anu..itu"arsyi berusaha mencari alasan kenapa dia bisa berada disini
Gak mungkin dia ngasih tau hal yang sebenarnya kepada arsya,kalau dikasih tau dia pasti akan marah besar sama arsyi
"Apa?"tanya arsya heran
"Hm itu gue dikeluarin sama pak tobing karena datangnya lama"balas arsyi cengengesan
"Serius"
"Iya arsya"
"Gak boong?"
"Enggak"balasnya arsyi dengan gelengan
"Demi apa?"
"Demi lo!!"batinnya
"Demi bu reni"balas arsyi meyakinkan arsya dan dibalas dengan anggukan
KAMU SEDANG MEMBACA
Because You✔
Genç KurguMempunyai seorang sahabat cowok yang bernama arsya,dekat dari kecil rumah satu kampung memendam sebuah perasaan yang sudah ada sejak lama bukan lah hal yang sangat mudah,sama seperti keadaan arsyi saat ini,menanti,memandang,mengagumi orang yang hany...
