Rabecca, anak SMA yang menjadi sebata kara setelah kematian orang tua nya saat ia menginjak SMP, walaupun begitu Rabecca adalah anak yang pintar dan licik. Dengan kecantikan yang menawan dan kelicikan yang sempurna, rabecca mampun menarik banyak per...
Sudah 4 tahun setelah pertemuan pertama-nya dengan raja. Anastasia hanya di kunjungi beberapa kali oleh raja Steve yang mana membuat Anastasia tidak mudah mengambil perhatian ayah-nya. Jadi setiap kali dia bertemu ayah-nya, dia hanya bermain innocence layak-nya anak seumuran-nya walaupun dia mengerti apa yang orang-orang bicarakan. "Aku mau bermain di taman" kata Anastasia kecil yang sudah pandai berbicara.
Anastasia sangat menyukai bunga seperti permaisuri Alena walaupun di kehidupan sebelum-nya dia alergi terhadap bunga.
"Tuan putri apa kah anda bisa menunggu disini sebentar, hamba hendak menyediakan cemilan untuk tuan putri" kata pelayan setia-nya yang di balas anggukan oleh Anastasia.
Tak lama setelah pelayan-nya pergi Anastasia melihat sebuah kupu-kupu yang sangat indah dan mengikuti kupu-kupu itu sampai ia lupa jalan pulang. Alhasil ia malahan melihat sebuah tempat yang berkilauan seperti emas.
"Wah tempat itu terlihat indah sekali, itu pasti emas asli" kata Anastasia dan melangkahkan kaki nya ke balik pohon dan melihat 2 pria sedang berlatih pedang.
Cling Clang Cling Clang
Anastasia sangat menikmati latihan itu, walaupun dia tidak bisa pedang tapi dia senang melihat orang bertarung. Clak Anastasia dengan tidak sengaja menijak sebuah ranting kayu di belakang-nya, yang tidak lain membuat 2 pria itu berhenti dan mulai mendekati pohon tempat ia sembunyi,
"siapa itu!" Teriak salah satu pria itu dan yang lain-nya melempar sebuah anak panah ke pohon itu, pas di samping Anastasia berdiri.
Akhirnya mau tak mau Anastasia menunjukan diri-nya dari pada ia di kira sebagai pembunuh.
"Siapa kau?" Pertanyaan itu keluar dari mulut pria yang memainkan busur nya tapi.
"Dia hanya salah satu dari perempuan busuk itu"
"What!? Berani baget kamu!"
"Anastasia bukan perempuan busuk! Anastasia putri raja Steve!" Teriak Anastasia seperti anak kecil karna dia memang anak kecil dan perlu bermain polos walaupun dia sudah 18 tahun di kehidupan sebelum-nya. Bisa di tebak wajah kedua pria itu sangat lah terkejut, bagaimana bisa seorang anak kecil berteriak kepada mereka yang merupaya pangeran, ya pangeran!mereka adalah pengeran Henry dan pangeran Thomas, pangeran ke 1 dan 3 kerajaan Trubalon.
"Apa kau tau putri kecil siapa aku?" Tanya pangeran yang tampan tapi dingin seperti raja Steve.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Wajah nya terlihat berbeda dengan raja Steve, tapi gaya mereka sama dan mereka sama-sama dingin dan mereka tidak takut pada putri seperti ku..emm apa mereka pangeran?" "Emmm....prajurit?" Mulai lah permainan licik Anastasia untuk menaklukan hati para pangeran ini dengan sifat dan wajah imut polos-nya.
"Emm hahahaha" teriak pria satu-nya lagi yang tadi memanah pohon tempat Anastasia bersembunyi. Tidak kalah tampan tapi terlihat lebih bekarisma. "Jangan tertawa!" Jawab pria tadi dengan sedikit kesal, tapi mereka seperti-nya menikmati kemanisan Anastasia.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Putri Anastasia..putri..tuan putri dimana anda?" Teriakan para pelayan dan prajurit membuat Anastasia menoleh dan merasa sedikit jengkel karna baginya ini masih belum cukup, dia perlu mendapatkan perhatian pangeran ini supaya dia bisa lebih leluasa untuk mengubah pikiran mereka tentnag perempuan.
"Putri Anastasia! Ternyata anda disi...ohh maafkan hamba yang mulia pangeran Henry dan pangeran Thomas"
bergegas para pelayan dan prajurit tadi membukuk dan memberi hormat.
"Aku benar kalau mereka itu pangeran dan salah satu dari mereka pasti pangeran Henry, anak pertama permaisuri Alena"
Anastasia tersadar dari pikiran-nya dan dengan gesit memegang tangan salah satu pangeran itu dan meminta mereka untuk menikmati cemilan bersama-nya. "Mau nikmati cemilan dengan-ku?"
Kata Anastasia sambil tersenyum manis yang entah kenapa menimbulkan effect yang tidak pernah pangeran tersebut rasakan. Saat menikmati cemilan mereka seseorang datang dengan wajah yang tidak jauh beda dengan pangeran lain-nya, tampan tapi dingin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sedang apa kalian? Menikmati teh tanpa aku" lelaki itu mendatangi meja tempat Anastasia, pangeran Henry, dan pangeran Tomas sedang menikmati cemilan mereka. "Siapa kumbang kecil ini?", "kumbang kecil!? Berani-nya dia!"
Tingkah Anastasia yang lucu membuat orang di sana terkekeh, entah setan apa yang merasuki mereka, tetapi mereka sungguh tidak bisa menahan kepolosan Anastasia.
"Anastasia aku Anastasia bukan kumbang kecil! Emang kamu siapa?" Kata Anastasia tidak terima,
"aku pangeran ke 3, pangeran Liam" Anastasia sadar kalau inah kesempatan-nya untuk mendekati mereka saat semua sedang berkumpul.
"Anastasia senang bertemu dengan kakak" Kling kling kling seakan-akan matanya memancarkan sebuah keindahan yang para pangeran itu tidak bisa hindari terutama senyum dan tawa.
Selama mereka hidup di istana ini hanya 1 wanita yang berani melakukan hal yang seperti ini yaitu permaisuri Elena. Sangat aneh itu yang di pikirkan oleh para pangeran, setelah orang yang mereka hormati meninggal sekarang mereka merasa pengganti orang itu sudah hadir.
Para pangeran sangat menikmati jamuan sore-nya bersama putri Anastasia, sama hal nya dengan putri Anastasia yang merasa puas setelah mengambil perhatian para pangeran. "Sekarang saat-nya raja Steve"