Kini Angel tengah duduk diruangan kantor pribadinya. Ditemani dengan Mark yang kini berada didekat pintu mengawasi Angel.
Angel. Gadis itu tak habis pikir bagaimana bisa ia bertemu lagi dengan pria brengsek yang tak lain adalah mantan Angel yang dulu pernah ia cintai.
Cinta? Ya, dulu sang Albertine Angel Oktavian pernah merasakan jatuh cinta. Akan tetapi semua itu seakan menghilang setelah pria brengsek yang ia temui tadi mengkhianatinya.
Ia benar-benar tak habis pikir. Kini mantannya itu akan bertemu dengannya untuk sebuah rapat. Dan Angel benar-benar tidak suka akan hal itu. Terlebih lagi ia melihat mantannya tadi sedang bersama wanita lain.
Cemburu? Tidak! Angel membenci pria tersebut! Untung saja Angel tidak bodoh dahulunya memberikan dirinya kepada pria brengsek seperti itu seperti wanita lainnya. Membuat Angel masih suci tanpa tergores luka sedikit pun.
"Nona, lima menit lagi kita ada rapat" Tutur Mark membuat Angel mendesah napasnya.
Gadis tersebut menatap Mark lama. Ia beralih bediri sambil mengambil ponselnya. Ia beralih berjalan terlebih dahulu membuat Mark sedikit bingung. Angel menoleh kearah Mark dan menghela napas.
"Apa yang kau tunggu? Bukankah kita ada rapat? Aku tidak ingin menghabiskan waktu bersama pria brengsek tadi. Oleh karena itu mari percepat semuanya"
✨✨✨
"Kau tidak bisa berbuat seperti itu! Semuanya telah——"
"Disini aku adalah bosnya! Dan jika aku tidak mau, kau bisa apa? Axel?" Ucap Angel agak remeh. Ia menatap rendah pria yang tidak lain adalah mantannya.
Axel menatap Angel dengan tatapan benci. Ia tahu bahwa Angel pasti akan melakukan hal ini padanya, tetapi ia tidak terima jika gadis ini merendahkannya.
"Kau keterlaluan Angel!"
Axel beralih melayangkan tangannya untuk menampar Angel. Angel yang melihat hal itu beralih menutup matanya.
Axel terdiam tidak bisa bergerak. Tangannya saat ini sedang ditahan oleh Mark. Angel perlahan membuka matanya, gadis tersebut terkejut saat melihat Mark menolongnya.
Mark menatap datar pria yang kini tengah meringis kesakitan itu. Ia beralih menghempas tangan Axel dengan kuat. Sesaat Axel lengah, Mark meninju pria tersebut.
Angel terkejut. Semua orang yang berada diruang rapat tersebut kaget. Ada beberapa dari mereka yang berteriak dan beralih keluar.
Axel menatap Mark yang kini menatapnya dengan tatapan membunuh ia beralih berdiri dan mengusap ujung bibirnya yang berdarah.
"Saya paling benci melihat seorang pria yang dengan mudahnya melayangkan tangannya kepada seorang wanita" Ujar pria tersebut sambil menarik kerah baju Axel.
Mark beralih membawa pria tersebut keluar dari ruangan rapat tersebut dan keluar dari kantor tersebut.
Wanita yang datang bersama Axel beralih mengikutinya dengan air mata. Ia terhenti saat berada didepan pintu. Ia menatap Angel dengan tatapan benci.
"Dasar jalang!" Teriak gadis tersebut dan beralih meninggalkan Angel.
Angel terdiam, baru kali ini ia melihat Mark yang marah. Biasanya Mark akan menjauh darinya untuk melampiaskan emosinya atau ia akan membawa orang yang berurusan dengan Angel jauh dari Angel lalu menghabisinya.
Angel terdiam. Sekilas tadi ia melihat Mark marah. Kilat kemarahannya terpancar dari mata pria tersebut.
Jalang? Apa wanita itu tidak sadar diri? Bukankah wanita tersebut adalah jalangnya Axel? Dan berani sekali ia mengatakan Angel jalang!!!! Angel tertawa sekilas. Ia beralih mengambil ponselnya dan menelpon Mark.
"Habisi mereka semua. Termasuk wanita itu! Berani-beraninya ia menyebutku jalang!"
".........."
"Kerja bagus! Setidaknya buat mereka masuk kerumah sakit dengan kasus patah tulang. Kau mengerti?!" Ujar Angel. Ia beralih mematikan telpon sepihaknya.
Ia beralih duduk. Ia meremas roknya dengan kesal. Hari ini ia butuh pelampiasan!
Tbc
Author back lage dengan cerita gajenya:")
Jangan lupa Vomment yaw:)
KAMU SEDANG MEMBACA
MY POSSESSIVE BOSS (END)
Fanfiction"Jatuh cinta pada seorang bodyguard??? What the hell???!!!! Tidak akan!" Albertine Angel Oktavian gadis cantik bak malaikat yang selalu menjadi pujaan para kaum adam kini telah terjatuh pada ucapannya sendiri. Ia mencintai nya! Don't Judge a book by...
