Aku ingin
Ingin menjadi kehampaan dalam mimpi mu
Bersemayam di sana, menikmati setiap detik senyuman,tawa,serta raut bahagiaAku ingin
Ingin berdiri di belakang mu, bukan di samping atau bahkan di hadapanmu
sebagai arah kau kembali nanti,
Jika lelahmu tak jua kau temui.Aku ingin
Ingin menjelma hujan di pekarangan rumah
Basahi setiap rumput hijau, ramaikan suara gemercik kaca, timbulkan aroma tanah sehabis kemarau.
Lalu kaupun jua disanaAku ingin
Ingin menyentuh lembut bibirmu, di balik garis tirai, di antara hamparan bunga-bunga mawar, di bawah sejuk langit hitam bintang bertebar.Aku ingin
Ingin sekali ku bungkus seberkas kado pemberian, di hari jadi tanpa jeda
Menatap jauh kau di sana, dengan gaun putih
Bibir merona,,,Dan aku ingin
Ingin terbangun sekali lagi
Sedang dalam semuku tak aku temui jikau di sana
Lalu aku salah
Jika aku ingin memilikimu abadi
Seperti doa yg terlisankan suci
Di antara altar-altar megah nan sunyi
Di antara rerimbun dedaunan gugur
Di antara mereka
Di antara setiap makhluk
Di antara apa yg tak terhitungkan...Menggenggam mu
menatap mu
Dan menikmati senyummu
Dalam halal kuBogor 13 february 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Doa Siwalan
PoetryTak ada yang tahu bagaimana hujan menyampaikan rindunya sebab setiap rintik dan hembusan angin selalu berkamuflase menjadi candu dan selalu ingin lagi, lagi dan lagi