Prt.2

4.1K 345 76
                                        

Happy reading readers yang Bin sayangi^^

Masih di hari yang sama...

Keempat yeoja itu lagi lagi menjadi bahan hinaan oleh Bangtan dan Twice.

Tepat setelah mereka keluar, dengan tubuh Rosé yang kembali sehat, Bangtan dan Twice langsung saja melemparkan tepung dengan campuran air comberan dan di tambah telur busuk, iww pasti sungguh bau.

"Bau banget sih lo semua, belum mandi berapa bulan? Atau berapa tahun? 100 tahun yah? Hahahahaha..." Tawaan itu kembali memekik telinga keempat yeoja itu.

"Gimana? Masih kurang? Baik! Masih ada lagi kok!" Gerakan Jin terhenti ketika Lisa berteriak histeris.

"Cukup!! Jin-ssi! Kumohon pergilahh!! Biarkan kami bebas hari ini!!" Isak tangis keempat yeoja itu pun pecah bersamaan dengan Jin yang memberhentikan aktivitas nya, menuangi keempat yeoja itu dengan curut di dalam baskom penuh.

"Sungguh sedih sekali hidup kalian hanya bisa memohon, tak mampu melawan heh? Tapi keputusan gue udah bulat! Nikmati tikus menggemaskan itu, The stupid genk!" Langsung saja Jin menuangkan baskom berisi tikus itu tepat di tubuh keempat yeoja itu.

Keempat yeoja itu berteriak saut sautan, menahan jijik melihat curut curut itu menggeliat di tubuh mereka.

Sampai suatu kata yang dilontarkan Rosé ngebuat Bangtan dan Twice berhenti tertawa.

"SUATU SAAT HARI KEMATIAN LO DATANG."

Setelah itu keempat yeoja itu beranjak pergi dengan gentar, sambil menatap satu satu siswa/siswi yang menatap mereka dengan jijik.

Bangtan dan Twice? Lupakan. Mungkin mereka mengalami mati rasa sekejap, terkejut akan teriakan Rosé yang disertai nada dingin yang menusuk. Persis seperti salah satu pembunuh dari grup yang berbahaya. Blackpink. Nama grup berbahaya itu Blackpink.

Dan suara Rosé seperti salah satu dari mereka. Apakah mungkin Rosé salah satu pembunuh dari grup Blackpink itu? Ahh pasti tidak, mungkin hanya kebetulan sama.

.

"Kalian membawa baju ganti?" Jennie, Lisa, dan Rosé mengangguk serempak.

"Kalau gitu mandilah, dan ganti baju kalian!" Mereka kembali mengangguk lalu berlalu untuk mandi.

15 menitt kemudian...

Mereka tampil seperti biasa, Lisa yang rambut atasnya diikat menyisakan rambut bawahnya terurai bebas, Rosé yang rambutnya dikuncir di bagian atas (mv boombayah) Jennie yang rambutnya diikat tinggi tinggi, memperlihatkan lehernya, Jisoo yang rambutnya di jepit oleh 2 pita yang terpisah di bagian poninya.

"Kalau begitu, mari kembali ke kelas. Sepertinya bel akan berbunyi." Mereka berempat pun berjalan mendekati kelas mereka masing masing.

Tapi belum sempat memasuki kelas, bahkan menyentuh tangga yang terhubung ke kelas mereka saja belum sempat. Mereka lagi lagi dihadang oleh Bangtan dan Twice.

Jisoo menggerutu dalam hati. Tak bisakah mereka berhenti menganggu ketenangan sebentar saja?

"Wahhh keempat yeoja bodoh ini berjalan dengan muka songong mereka yah? Wahh? Memang mereka siapa? Hanya orang bodoh tapi memasang wajah songong." Itu gurauan yang sangat garing sepanjang Lisa bisa mendengar.

"Apakah kalian bisa berhenti mengganggu kami? Sungguh kami butuh istirahat otak, baru saja istirahat, ehh kalian datang lagi." Celutuk Jennie yang ngebuat seluruh perhatian menuju dia.

"Pertanyaan yang bagus, Nona Jané! Tentu saja aja, yaitu, kalian harus menjadi pembantu kami selama 2 bulan, bagaimana? Setelah itu kami gak bakal ganggu kalian lagi." Keempat yeoja itu menatap ragu ke arah Jungkook.

The Stupid Genk!! [✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang