Anyeong ^^
Okey, sebelum baca chapter dua ini Nana mau bilang sesuatu. Karena ini adalah story perdana Nana tentang TXT jadi nana harap kalian bisa meninggalkan jejak baik Vote atau Coment biar nana tau respon kalian gimana dan jika ada saran serta kritik akan nana terima dengan terbuka, karena nana pun masih belajar nulis juga^^
Nana yakin, kalian tau bagaimana cara menghargai seorang penulis^^
Untuk uri reader i love you and siders-....i see you ^^
(Jangan tanya pake app apa biar bisa taunya).
.
.
Happy Reading^^
.
.
.
"Ah itu, saya sedang menunggu-..."
"Permisi, dimana ruang guru?."
Baik Soobin, Taehyun dan Lee Saem menoleh secara bersamaan saat suara asing terdengar disana. Seorang pria dengan style seragam terlihat berantakan tengah berdiri dengan atensi datar.
Siapa pria itu?
"Kau murid baru?" Itu suara Lee Saem. Menatap pria dengan seragam tidak rapih itu dengan penuh selidik dan berakhir dengan sebuah anggukan kecil dari pria itu.
"Ah benar, kepala sekolah sempat mengatakan akan ada murid baru dan walaupun kau murid baru kau tetap harus memeperhatikan penampilanmu." Seruan Lee Saem terdengar memperingati disana.
Atensi Soobin sempat terkunci pada pria yang ia anggap asing disana. Soobin hanya tidak habis pikir seaneh-aneh nya penampilan Taehyun ke sekolah penampilan pria itu jauh lebih berantakan. Bagaimana dasi itu tidak terikat terlihat jelas disana.
Taehyun seolah menadapatkan kesempatan untuk kabur dari guru killer itu saat ini. Atensinya memberikan isyarat pada Soobin agar meninggalkan Lee Saem dengan cepat. Beruntung saat itu Soobin cepat tanggap, pria berlesung pipi itu mengangguk cepat dan hendak melangkahkan kedua kakinya sebelum-...
"Oddiekha?" Lee Saem berseru pelan. Menarik belakang baju Taehyun hingga pria itu kembali ke tempatnya semula.
"Ah, Saem ini sudah hampir jam masuk kelas. Bukankah seharusnya aku juga masuk?" Taehyun bereru dengan nada memohon.
"Hah, akan aku lepaskan kau kali ini. Jika besok aku melihatmu datang dengan style seperti ini aku tidak akan melepaskanmu." Lee Saem terdengar memeberikan peringatan tegas disana.
"Ne!" Taehyun mencoba menjawab dengan yakin. Tanganya bergerak cepat menarik ujung seragam Soobin untuk meminta sunbae nya itu ikut bergegas pergi.
"Soobin~aa." Itu suara Lee Saem dan-...
TAP!
Langkah Soobin kembali terhenti. Atensinya menatap Lee Saem dengan kedipan pelan. Ada apa lagi? Apakah ia juga melakukan kesalahan?
"Bisa kau antar-...siapa namamu?" Lee Saem kembali menoleh ke arah murid baru dihadapanya.
"Choi Yeonjun." Murid itu menjawab dengan nada datar.
"Baiklah Yeonjun, kau akan diantar oleh Soobin ke ruang guru." Final Lee Saem.
"Saya?" Soobin terlihat menunjuk dirinya sendiri seraya berkedip cepat.

KAMU SEDANG MEMBACA
TXT x YeonBin || THE CROWN ANTLERS
FanfictionJadikan tanduk itu sebagai mahkota yang akan menjadi kekuatanmu. Mereka semua memiliki karakter dan mimpi yang berbeda. Seperti sebuah tanduk yang tiba-tiba saja muncul di atas kepala saat mereka terbangun. Sekaranglah saatnya untuk menjadi lebih be...