jangan lupa ya guys sebelum baca voment nya dulu,, jangan mau jadi silent riders karena satu vote nya aja berharga buat aku lanjut cerita ini.
happy reading..
●●●●●
"gimana dok keadaan anak saya?" tanya novi ketika doker yang memeriksa naura sudah keluar , novi sangat khawatir melihat keadaan naura sendari tadi juga novi tidak bisa tinggal diam ketika naura sedang di periksa oleh dokter.
" iya dok bagaimana keadaan anak saya? " tanya ari papa naura, karena ia pun tak kalah cemas melihat putri nya terbaring lemah, semenjak musical tadi memberitahu nya kalau naura di larikan ke rumah sakit ari sangat cemas sekali.
" keadaan anak ibu dan bapak saat ini kritis, tubuh dia sangat sangat lemah, sepertinya ia terlalu memaksakan tentang ingatannya, hal ini bakal berdampak buruk baginya " ucap dokter itu.
" tapi anak saya akan baik-baik saja kan dok?" tanya novi lagi saat ini air mata nya pun tak bisa di tahan lagi.
" kita tunggu saja nanti, kalau dalam waktu satu minggu ini nak naura tidak bagun juga, saya tidak menjamin kalau nak naura akan baik-baik saja!,kalau begitu saya mohon pamit " jelas dokter dan langsung pergi.
yang di katakan dokter itu membuat rasa kecemasan kedua orang tua naura semakin bertambah.
" pah gimana ini,kalau naura gak bangun juga " ujar novi dengan keadaan lemah yang berada di dekapan sang suami." sekarang kita serahkan kepada allah, hanya allah yang bisa membantu kita, dan kita harus banyak-banyak berdoa agar naura tidak kenapa-napa " ari menenangkan novi.
" mama pengen liat keadaan naura pah?"
" ayo! " mereka langsung memasuki ruang rawat naura.
beda halnya dengan musical sendari tadi ia hanya bergulat dengan pikirannya,mencerna semua perkataan dokter tadi musical tak habis pikir pada naura, apa yang naura sudah lakukan sampai-sampai bisa kejadian seperti ini, musical tidak mau kehilangan adik kesayangannya,biarpun ia selalu mengerjai naura tapi itu hanya sekedar candaan semata.
***
di lain tempat entah kenapa diri samudra tidak bergairah, ada apa dengan diri samudra saat ini?
samudra tak pernah merasakan ini lagi setelah insiden masa kecilnya tapi entah kenapa perasaan ini muncul kembali, perasaan takut kehilangan, perasaan khawatir, samudra tidak mau mengulang kejadian masa lalu nya.ko gue jadi gak enak hati gini ya batin samudra.
dari pada terus memikirkan yang menurut samudra cuma perasaannya saja mending samudra tidur supaya perasaan ini hilang ketika ia menidurkannya.
samudra langsung berbaring di kasurnya mencoba menutup matanya tapi nihil semakin samudra menutup mata nya semakin hilang rasa kantuknya,samudra mencoba menggeser posisi tidurnya ke kanan, ke kiri, terlentang, entah apapun itu samudra lakukan tapi samudra masih belum juga menetralisirkan perasaan khawatir ini..
***
matahari pagi sudah mulai muncul jam menunjukan pukul enam, samudra sudah stand bay di depan motornya yang sedang di panaskan, entah mengapa hari ini samudra ingin sekali datang sekolah pagi tidak seperti biasanya padahal tadi malam samudra hanya bisa tidur sekitar jam dua dini hari tapi entah kenapa samudra tidak merasakan kantuk, yang diinginkan nya hanyalah datang pagi ke sekolah.

KAMU SEDANG MEMBACA
memory
Teen FictionJangan lah lelah untuk menunggu Cinta pertama, karna aku yakin tuhan akan mempersatukan kita kembali Kisah Cinta masa kecil antara naura dan samudra yang harus terpisahkan karna sebuah insiden yang tidak bisa samudra lupakan Ingin tahu tentang ceri...