"Jisung lu ngapain sih?! lepasin borgolnya! tangan gue sakit," teriak Siyeon yang sekarang sedang duduk di sofa ruang tamu namun dengan keadaan kedua tangan nya yang di borgol menghadap ke belakang.
"berisik!" seru Jisung juga sambil berteriak.
Setelah Jisung selesai membereskan barang-barang nya, ralat. Lebih tepatnya Jisung sedang menyiapkan barang-barang yang akan ia bawa untuk pergi ke dalam tas nya.
"ayo cepet!" Jisung menarik dan kemudian mendorong paksa badan Siyeon agar keluar dari rumah lalu dibawanya masuk ke dalam mobil.
"sung lo mau bawa gue kemana?" tanya Siyeon yang masih sangat bingung sekaligus marah, selama ini Siyeon menganggap Jisung gila nyatanya sekarang adik laki-laki nya itu memang benar-benar gila.
"lu mending diem aja," kata Jisung kepada Siyeon.
Jisung membuka dashboard mobil nya dan kemudian mengambil selotip hitam yang berukuran sedang.
"lo mau ngapain ha?!" Siyeon kembali memberontak namun usaha nya sia-sia karena tenaga Jisung lebih besar ketimbang dirinya.
Jisung berhasil memplester mulut Siyeon, sekarang ia dapat menyetir dengan tenang tanpa gangguan berisik dari mulut kakak nya itu.
Sekitar beberapa menit akhirnya Jisung sampai di tempat yang sudah ia dan Jeno janjikan. Tempatnya sepi, terpencil dan lumayan jauh dari kota namun karena Jisung mengebut ia dapat cepat sampai di sana.
Jisung membuka pintu mobil dan keluar kemudian membukakan pintu untuk Siyeon turun. Meskipun Siyeon tak mau keluar dari mobil tetapi terus dipaksa oleh Jisung dan akhirnya pun ia keluar dari dalam sana.
"lama lu," kata Jeno saat Jisung sudah bersama Siyeon.
"berisik banget dia," sahut Jisung sambil melirik ke arah Siyeon.
"j─jeno?" Siyeon sangat terkejut ketika melihat Jeno ada di hadapan nya.
"temen sekolah lu ya?"
Siyeon diam tak menjawab Jisung.
"oke gua gak bisa buang-buang waktu di sini, ini Siyeon─ambil, mulai sekarang mobil Taeyong milik gua," ucap Jisung yang sudah ingin cepat bergegas pergi.
"oke deal!" Jeno menatap Jisung dan Siyeon secara bergantian dengan tatapan tegas dan juga senyuman miring.
