Aku, Kau dan Tuhan
Kita di tengah semesta
Bersemayam dalam pekatnya malam
Menghabisi waktu menanti temu
Menyisipkan sejuta renjana pada gerhana
Terus mengejar agar sejajar
Saling bertahan atas nama Tuhan
Bagai lorong yang tak berujung
Hati ini bergelut lelah bergumam resah
Perlahan rasa yang utuh menjadi runtuh
Hingga salah satu ingkar
Lalu,
Kita kembali asing
Sembari menunggu kering
-23Mar19
#pluviophille
_dikala hujan, kilat menyambar, aku tertidur, terbangun dengan rindu_
KAMU SEDANG MEMBACA
Perempuan Hujan
PoetryIni aku dengan kisahku, wanita penanti hujan. Cerita yang akan ku tulis, hanya ketika turun hujan.
