Mungkin kah rindu rindu kan terhenti?
Seusai tanah tak lagi basah
Ketika jalan pun telah mengering
Akankah begitu juga dengan rindu?
Selain genangan
Hujan juga menciptakan kenangan
Namun apa?
Yang terkenang rupanya tak mengenang
Bukankah selama ini hujan itu selalu ku tulis tentang mu
Di balik mendungnya, yang ku ukir itu wajahmu
Juga rinainya yang ku isyaratkan sebagai rindumu
Oh, namun apa?
Ternyata rinainya lebih tepat sebagai rindu ku
Jika ternyata kau tak lagi merinduku
Apalah makna nya aku mengibaratkan itu
Bayangkan, sepanjang bulan November ini
Hujan turun bukan sesekali
Tapi hampir setiap hari
Harus bersikap apa aku?
Jika hujan itu masih ku anggap kamu.
Masihkah aku bergulat dengan rindu?
Sampai aku lebam sendiri
Karena beradu dengan reality?
Teruntuk rindu yang ku rasa sendiri
Aku tak ingin, jika hujan bukan tentangmu lagi!
Aku tak ingin!
Dikala_hujan
09:39
251117
KAMU SEDANG MEMBACA
Perempuan Hujan
PoetryIni aku dengan kisahku, wanita penanti hujan. Cerita yang akan ku tulis, hanya ketika turun hujan.
