Just Look At Me

2.8K 268 54
                                        

Sorry for typo..
Happy reading..






Tidak ada yang lebih indah, selain melihat orang yang kita cintai tersenyum bahagia, meskipun kebahagiaannya bukan dengan kita.
Mencintai tanpa mengharapkan balasan itu memang sulit, tapi bagiku untuk mencintaimu itu tidaklah sulit, karena hanya dengan melihat mu tersenyum manis itu sudah membuatku jatuh cinta pada mu berkali-kali.



Saint kini sedang berada di kantin bersama dengan kedua sahabatnya atau bisa di bilang kedua sepupunya,
Perhatiannya tertuju hanya pada ponselnya saja, karena ia sedang membalas pesan dari Perth,

           "Maaf phi hari ini ada tambahan kelas.. kau bisa pulang bersama Kit dan Sean kan?"

          "Khap..  Saint bisa pulang dengan Kit."

         "Apa kau sudah makan siang?"

            "Ini Saint sedang makan siang bersama Kit dan juga Sean phi.. apa juga sudah makan?"

             "Sudah.. maaf phi tidak bisa menemanimu makan siang hari ini."

            "Tidak masalah.. Saint tau phi sedang sibuk."

            "Baiklah.. lanjutkan makan mu na.. phi harus kembali ke kelas by nong Cha.."

            "Khap..!!"

Saint menghela nafas panjangnya, Kit yang sedang ada di depannya menatapnya heran.

          "Ada apa?"

          "Aku nanti pulang bersamamu.. P'Perth ada tambahan kelas hari ini."

           "Emb. Baiklah.. aku juga sudah lama tidak pergi ke rumah mu.. Ahh yaa Ma bilang Minggu depan kau harus datang ke rumah. Dia merindukan mu."

           "Hemb. Pasti aku kesana."

Kit menggangguk dan melihat kearah Sean yang sedang mengaduk-aduk makanannya.

           "Hei... Jika tidak ingin di makan lebih baik letakkan saja."

Ujar Kit pada Sean, namun Sean seolah tidak mendengar ucapan Kit.
Dia menopang dagunya dengan satu tangannya. Dan tatapan matanya kosong.

            "Sean..!!"

Teriak Kit tepat di depan wajah Sean.
Sean berdecak sebal karena Kit meneriakinya.

          "Berisik."

Sean menutupi kedua telinganya.

          "Ada apa lagi?"

          "P'Perth tadi makan siang dengan P'Jannie."

          "Lalu?"

          "Aku tidak suka.."

          "Lebih baik kau menyerah saja. Dia hanya menganggap mu sama seperti Saint.. Hanya PHI NONG."

Jelas Kit. Saint masih diam dan hanya melihat perdebatan diantara Kita ada Sean. Sudah lama sejak mereka masuk ke universitas, Sean mulai tertarik dengan Perth, meskipun begitu Saint berusaha untuk bersikap biasa saja, meskipun sebenarnya dia kurang suka dengan sikap Sean yang selalu memaksanya agar Perth mau pergi bersama dengan Sean.

Saint beranjak dari duduknya dan meninggalkan kedua orang itu dengan perdebatan mereka.
Karena Saint tau kalau Jannie hanya sahabat Perth.

*****

Saint bersama dengan Kit dan juga Sean di dalam kamarnya.
Sean bermain game dengan Kit sedangkan Saint sedang membaca sebuah novel yang baru ia beli beberapa hari yang lalu.
Suara motor Perth terdengar jelas dari kamarnya, Saint ingin beranjak namun Sean sudah lebih dulu berlari menuju kearah pintu untuk menemui Perth yang baru saja pulang.

Secret Love ❤ {END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang