Bagaimana jika tiba" Sakura dijodohkan...???
dan bagaimana kehidupan seorang Miyawaki Sakura setelah perjodohannya dengan Hwang Minhyun...???
Miyawaki Sakura x Hwang Minhyun 🌸🦊
Minhyun berjalan santai menuruni tangga sembari melihat dari kejauhan pasangan paruh baya yang sedang duduk menunggunya.
"Ohh Minhyun..." Ucap Ibu ketika Minhyun datang lalu membungkuk memberi hormat.
"Ada apa ayah dan ibu memanggilku...??" Sembari mendudukkan tubuhnya disofa
"Ayah ingin membicarakan tentang perusahaan nak"
"perusahaan..??" Tanya Minhyun bingung.
"Jadi begini, ayah rasa ayah sudah cukup umur untuk pensiun dari perusahaan kita"
"Ayah ingin kau melanjutkannya Minhyun, bagaimana...??" Minhyun menghela napasnya
sudah aku duga ...
"biar aku pikirkan lagi yah, aku juga harus tau pendapat Sakura tentang ini..." ucap Minhyun
"Baiklah Minhyun, tapi ayah berharap besar padamu..."
"Ayah sudah terlalu tua untuk memikirkan masalah perusahaan" ucapnya sambil tertawa.
Minhyun membuka pintu kamarnya, dilihatnya gadis berambut sebahu yang sedang tertidur pulas pengan piama merahmudanya.
Pria itu mendekati Sakura, berjongkok dipinggir kasur yang langsung menempel dengan lantai.
Minhyun memandangi setiap inchi wajah cantik istrinya itu, mulai dari mata, hidung, bibir yang selalu membuat Minhyun kecanduan untuk selalu menciumnya.
"Bagaimana bisa aku mencintai gadis sepertimu dalam waktu singkat..." Ucap Minhyun tersenyum sembari menyingkapkan helaian rambut yang menutupi wajah cantiknya.
"Sakura, sudah tidak ada yang tertinggal kan...??" Tanya Minhyun sembari membawa koper menuruni tangga.
Ya, hari ini mereka memutuskan untuk pulang keSeoul, karna Sakura juga harus segera kuliah lagi.
Sakura menggelengkan kepalanya "Tidak, sudah tidak ada..." Jawab Sakura
"kalau ada waktu luang kami akan kesini lagi bu..." Ucap Sakura seraya memeluk Ibunya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aahhh akhirnya sampai..." Ucap Sakura sembari merebahkan badannya keatas Sofa
"Yaa yaaa Sakura, bersihkan dulu badanmu baru istirahat..."
"Nanti saja ya Minhyun..." Jawab Sakura dengan mata mengantuk.
Minhyun menghampiri Sakura, menegakkan tubuh istrinya yang semula berbaring menjadi duduk "andwae, kau harus mandi dulu..." Ucap Minhyun.
Sakura menepis pelan tangan Minhyun yang ingin mengajaknya berdiri. "Aku lelah Minhyun, besok saja ya mandinya..."
Minhyun menatap Sakura, "Kau ingin mandi apa aku yang memandikanmu...??"
"Ayolah Minhyun, kata"mu itu sudah terlalu sering aku dengar" Ucap Sakura berdiri dari sofa sembari tertawa malas
"Ohh, kau pikir perkataanku kali ini main"...??" Ucap Minhyun seraya mendekti Sakura dengan senyum remeh.
Sakura berjalan mundur seraya menyilangkan tangan kedepan dada "yaaak!! Kau mau apaa...?!!"
Sakura membulatkan matanya saat Minhyun tiba" menggendongnya ala Bridal Style.
"Yaaa Minhyun turunkan akuu !!" Teriak Sakura saat Minhyun berjalan menuju kamar mandi.
Minhyun menurunkan Sakura lalu mengacak rambut istrinya itu "cepat mandi, sudah malam nanti kau kedinginan..."
Sakura memutar bola matanya seraya memanyunkan mulutnya. "Kenapa kau peduli sekali..??! " Ucap Sakura seraya mengambil handuk
"cepat sana keluar...!!" Usir Sakura
"Ya Tuhan, kau ini galak sekali..." Ucap Minhyun yang tubuhnya didorong Sakura keluar dari kamar mandi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sinar matahari yang memantul dari jendela kamar membuat Sakura terganggu dari tidurnya.
Saat Sakura ingin meregangkan tubuhnya, ia baru menyadari sebuah tangan sedang melingkar seolah memeluknya.
Minhyun...
Sakura menghadapkan tubuhnya menyamping kearah Minhyun yang masih terlelap. Memandang wajah tampan suaminya, memandangi setiap inchi lekukan" indah diwajah Minhyun.
Sakura mulai menyentuh ujung pelipis Minhyun lalu turun ke mata rubahnya yang sangat ia kagumi dan diakhiri dengan sentuhan lembut dibibir Minhyun yang selalu menciumnya lembut.
Sakura menghentikan aktifitasnya saat mata rubah milik Minhyun terbuka. "Kau sedang apa...??" Tanya Minhyun yang menatap Sakura dalam
"aku..."
"Kenapa kau menghentikan aktifitasmu menyentuhku...??" Tanya Minhyun lagi.
Sakura tidak menjawab, hanya menatap mata Minhyun yang sedari tadi menatapnya sangat dalam. "Minhyun..." Panggil Sakura
"heemm...??"
"Cium aku..."
Minhyun sedikit terkejut dengan apa yang dikatakannya.
Sakura menyentuh lembut bibir Minhyun, hingga sedetik kemudian Minhyun mendaratkan bibirnya ke bibir mungil Sakura.
Sakura menutup matanya saat Minhyun mulai mencium bibir Sakura. Minhyun mendorong tubuh Sakura hingga sekarang posisi Minhyun berada diatas Sakura.
Jari" tangan Sakura mulai menyisir lembut rambut Minhyun saat Minhyun melumat bibirnya pelan. Sakura menekan kepala Minhyun agar memperdalam ciuman mereka, lidah Minhyun mulai bermain saat tangannya mulai mengelus lembut perut Sakura.
Rasa ini...
Sakura melepaskan ciumannya dan menatap Minhyun yang menatapnya bingung "kau tak bisa melakukannya Minhyun..." Ucap Sakura
"waeyeo...??" Ucap Minhyun dengan wajah kecewa
Sakura mulai tertawa "aku sedang kedatangan tamu" ucap Sakura sembari mendorong tubuh Minhyun lalu bangkit dari tidurannya.
Sakura memandang Minhyun yang menutupi wajahnya dengan kedua tangannya "Aarrgghhh waeyeo...?? Kenapa sesulit ini..."
"Yaaa kenapa kau frustasi sekali, sudah cepat kau siap" karna aku mau mandi" ucap Sakura tertawa
"Aku ikut..."
"Yaa Minhyun-ah...!!"
"Araseo...araseo... Aku siapkan sarapan dulu..." Ucap Minhyun sembari turun dari tempat tidur dengan wajah cemberut.