Bab 20

337 35 5
                                        


Sakura memandang wajah bengkaknya dicermin yang ia pegang karna hasil pertengkarannya semalam dengan Minhyun.

"Kenapa mataku jadi bengkak seperti ini ??" Ucap Sakura kesal

Sakura lantas membereskan buku" yang menumpuk dimeja makan, memasukkannya kedalam tas dan bersiap untuk berangkat kuliah.

Terdengar suara gemuruh dari balik kamar yang membuatnya menghentikan aktifitas sarapannya.

Dilihatnya Minhyun keluar dari kamar dengan raut wajah yang sedikit kesal dengan pakaiannya yang berantakan

"Sakura, kenapa kau tidak membangunkanku...??" Tanya Minhyun saat melihat Sakura dengan santai sedang menikmati sarapannya

Ya, Sakura memang sengaja tidak membangunkan Minhyun. Padahal dia tau kalau hari ini Minhyun ada rapat.

Hening...

Tidak ada sepatah kata apapun yang keluar dari mulut Sakura

"Ya Tuhan Sakura..." Ucap Minhyun mengusap kasar wajahnya lalu mulai memberesakan berkas" yang berserakan dimeja.

Sakura yang sedang asyik meminum coklat panasnya melirik kearah Minhyun yang terlihat kebingungan dengan barang"nya

"Sakura, aku berangkat dulu" Ucap Minhyun dan lagi" tanpa ada jawaban dari Sakura

"Minhyun..." panggil Sakura saat Minhyun hendak membuka pintu

Minhyun menoleh kearah Sakura yang berjalan mendekat kearahnya dengan tatapan tajam

Sakura mendekatkan dirinya kearah Minhyun, memandang suaminya dengan mata bengkaknya karna tangisannya semalam.

Tangan Sakura tiba" meraih dasi Minhyun yang terlihat sangat tidak karuan.

"Bagaimana bisa seorang CEO sepertimu terlihat berantakan seperti ini...??" Ucap Sakura sembari membenahi dasi Minhyun

"Sakura..." panggil Minhyun seraya menatap istrinya heran

Sakura kemudian membenahi kerah kemeja serta kerah jas yang Minhyun gunakan

"Lain kali, kau bercerminlah dulu sebelum berangkat kekantor. Percuma saja wajahmu tampan tapi penampilanmu seperti ini..."

Minhyun tersenyum saat mendengar Sakura kembali memarahinya

"Sudah..." Ucap Sakura sembari mengusap jas milik suaminya itu

Sakura terkejut saat Minhyun memegang tangannya kemudian menariknya kedalam pelukannya.

"Minhyun...??"

Minhyun memeluk Sakura erat, menenggelamkan wajahnya di leher Sakura. Bau harum lembut tubuh Sakura yang sudah lama Minhyun tidak menciumnya.

"Maafkan aku..." Ucap Minhyun

"Minhyun..."

"Maafkan aku Sakura, aku sudah menjadi suami yang tidak bertanggung jawab untukmu..."

"Tidak Minhyun" Ucap Sakura sembari melepaskan pelukan suaminya

Sakura menundukkan kepalanya "seharusnya aku yang bisa mengerti dirimu. Aku tau kau sangat sibuk, maafkan aku yang sudah menjadi beban untukmu"

"Yaaa, kau bicara apa ?? Kau bukan bebanku Sakura" ucap Minhyun seraya mengangkat wajah Sakura

Sakura memandang Minhyun yang juga memandangnya

"Aku merindukanmu Minhyun"

"Aku merindukanmu yang memandangku seperti ini"

"Aku juga sangat merindukan mata rubahmu ini..." Ucap Sakura saat menyentuh area mata Minhyun

Sedetik kemudian Sakura merasakkan benda kenyal menyentuh bibirnya. Minhyun menciumnya. Ciuman yang sangat ia rindukan akhir" ini.

Minhyun melumat lembut bibir Sakura. Sakura memegang tengkuk Minhyun agar memperdalam ciumannya.

Aku merindukan ini...

Sakura melepas ciumannya, dengan menempelkan kening mereka satu sama lain. "kau harus bekerja Minhyun..."

Minhyun tersenyum "aku akan pulang lebih awal hari ini. Tunggu aku..." Ucap Minhyun sembari mengusap lembut pipi Sakura

"Aku selalu menunggumu Minhyun..." Senyum Sakura

"Terimakasih karna kau selalu menungguku..." Ucap Minhyun lalu mencium kening Sakura









Minhyun berjalan melewati koridor kantor dengan ditemani asisten yang setia berada dibelakangnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Minhyun berjalan melewati koridor kantor dengan ditemani asisten yang setia berada dibelakangnya.

"Jadi, kita harus pergi ke Jepang minggu depan ??"

"Iya Minhyun-ssi" jawab Eunbi

"Berapa hari ??" Tanya Minhyun

"3 hari"

Minhyun menghentikan langkahnya membuat Eunbi tidak sengaja menabrak punggung Boss nya yang sekaligus teman masa kuliahnya itu.

"Aisshh, kau kenapa berhenti mendadak seperti itu Minhyun-ssi" ucap Eunbi

Minhyun berbalik menghadap Eunbi "Eunbi, kau urus semua dokumen" yang kita butuhkan saat diJepang nanti. Aku serahkan padamu"

"Baiklah..." Dengus Eunbi

"Bagus, kalau begitu kau bisa kembali ke mejamu"

Eunbi memandang punggung Minhyun yang mulai menjauhinya dengan perasaan tak karuan.

Kenapa aku seperti ini ???

"Minhyun..." Panggil Eunbi membuat si empunya menoleh

"Ada apa ???"

"Mau makan malam bersamaku ???"




Tbc 💕💕💕

ARRANGED MARRIAGETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang