sesampainya dikelas, mereka kembali memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
tiba-tiba saat kesya sedang membaca-baca bukunya , sintia bersama temannya novi menyindir kesya didepan teman-temannya.
kesya yang dari awal sudah sakit dan terlanjur bad mood itu tidak melawan perkataan sintia,karena ia tahu itu akan memperkeruh suasana. Jadi, Kesya memilih diam saja mendengar sindiran dari Sintia.
“woy lo semua yang ada dikelas ini, gue cuma mau kasih tau jangan kaya cewe yg satu itu ya, masi baru tapi udah belagu, udah berani nyari masalah guys” ujar sintia dengan sangat lantang sambil melirik sinis kesya yang tengah membaca buku
“iya guys jangan yaa, tau diri aja jadi orang , tar kalo diabisin jangan cengeng! makanya kalo gamau diabisin jangan macem-macem . yakan sinn? “ ujar novi profokator
“yappp benar. Awas aja HAHAHA”
Siswa-siswa yg ada dikelas hanya diam mendengar ucapan Sintia dan Novi. Namun, beberapa ada juga yg tertawa.
Kesya memang sudah memutuskan bahwa dia tak akan mau mendekati azrel untuk beberapa hari ini, tetapi kesya juga tak mau azrel marah kepada sintia jika kesya menceritakan apa yang sintia lakukan kepadanya. kesya hanya dapat memendam masalahnya untuk sementara waktu ini .
Kriing..kriing..krinng.. bel tanda pulang sekolah berbunyi.
Azrel dan teman-teman nya berjalan melewati lorong kelas 11 ips. Tak lupa azrel menghampiri kelas kesya untuk menjemput pujaan hatinya itu .
“hai key. Ayo pulanggg “ sapa azrel ramah.
“sorry rel, gw gabisa pulang sm lo hari ini”
“lah? kenapa key?”
“gapapa rel” Kezia berlalu pergi. Namun, azrel menahan lengan kesya
“key , lo kenapa si?! kenapa tiba-tiba gamau gua anter gitu!?”
“rel tolong lepasin. gw lagi mau pulang sendiri aja” bentak Keysha.
kesya berlari menuju tangga dan meninggalkan azrel
azrel tak dapat berkata-kata, bentakan dari Keysha benar-benar membuat dirinya mematung.
siang itu setelah pulang sekolah, mereka pun pulang dan kembali ke rumah mereka masing-masing .
azrel hancur dan sangat sedih melihat sikap Keysha kepadanya .
saat kesya sampai dirumah nya, kesya terus memikirkan apa yg Sintia dan gengnya katakan. Ia tak tahan lagi untuk memendam masalah ini sendirian. kemudian keysha menelpon sahabat kecil nya, yapp siapa lagi kalo bukan carey si kapten basket yang bar-bar ituu .
“halo?”
“halo keyy? kenapa “?
“careyy lo dimana?”
“gue udah dirumah sih, baru aja pulang nih tadi abis survei tempat latian”
“ooh iya gue tau, bangke ya lu ga ngabarin gue dari pagi gw kira lo kemana hikssss”
“hahhaa tadinya mau ngabarin tapi kuota gw abis, ini aja untung lo yang nelpon hahaa”
“dih gamodal banget lo. Percuma punya hp mahal tapi gada kuota. Eh, carr lo mau tau ga sumpah ya hari ini bad day banget anjir”
“hah? bad day? bad day kenapaa lu?”
“car gue pengen nangis kalo ceritain ini"
“dih cengeng loo ! cerita dong woyyyy ! tar gw ambil headset ni, cerita dong keyyy kenapa siii??”
“carey lo mau tau ga sii, kemaren itu azrel ngajak gw gandengan biar si sintia itu ga deketin azrel lagi , tapi lo mau tau apa yang terjadiii?!”
KAMU SEDANG MEMBACA
Symphony
Teen Fiction"Lupain gue rel. Masih banyak perempuan lain. Kita baru pacaran 4 hari, belum banyak kenangan yang kita lalui. Gue yakin lo pasti bisa ngelupain gue." "Cinta bukan soal kenangan key, tapi cinta soal perasaan." -azrel "Gue gamau jadi orang egois rel...
