4

5.3K 500 36
                                        

Setiap orang tua memiliki prinsip dalam hidupnya, namun jangan sampai prinsip itu membuat hubungan darah menjadi renggang, sehingga anak pun menjadi korban.

                                                                                            ***

Baltimore State Mary land - Amerika Serikat

Di sebuah komplek perumahan yang letaknya di wilayah Baltimore Country , tepatnya tipe single house. Seorang pria paruh baya yang berumur sekitar 70 tahun. Wajahnya terdapat kerutan dan sebagian rambutnya juga sudah beruban. Pria itu duduk di salah satu sofa berwarna abu-abu. Salah satu tangannya memegang ponsel. Ia tampak meneteskan air mata, setelah salah satu anaknya yang saat ini berada di Gangnam menghubunginya, dan memberitahu padanya bahwa salah satu cucu kesayangannya masuk Rumah Sakit.

Pria tersebut meminta salah satu kepala pelayan kepercayaannya untuk memasukkan pakaiannya ke dalam koper.

"Tuan muda Seokjin di rawat karena apa?" pertanyaan itu terlontar dari kepala pelayan padanya.

"Hoseok mengatakan padaku, Seokjin kecelakaan" jawabnya seraya menyeka airmata.

"Apakah, tuan Yoongi masih keras padanya?" tanyanya lagi.

"Iya. Aku rasa – Yoongi mendidik anak-anaknya dengan keras, karena saat ia kecil – aku juga melakukan hal yang sama padanya" jawabnya dan ia merasa bersalah pada anaknya.

"Saya mengerti anda merasa sangat bersalah padanya. Karena sewaktu tuan Yoongi masih seusia Seokjin – ia juga sering mencari masalah di sekolahnya dan selalu melawan anda"

"Kau benar. Saat itu aku sadar, karena aku selalu memintanya menjadi anak berprestasi, sedangkan aku melupakan apa yang sebenarnya Yoongi butuhkan. Yah... dulu aku lebih membandingkan Hoseok dengan Yoongi. Karena Hoseok anak yang penurut, dan Yoongi tidak,"

"Dan sekarang, tuan Yoongi meniru cara mendidik anda pada kedua anaknya"

Pria bernama Cho Sie Hyuk tersebut hanya diam. Benar, menurutnya apa yang dikatakan oleh pelayan kepercayaannya itu. Dirinya kembali merasa bersalah, atas didikannya pada Yoongi, hingga kini anaknya melampiaskannya pada kedua anaknya, terlebih pada Seokjin.

-

-

-

Rumah Sakit Gangnam Severance

Rumah sakit ini letaknya di distrik 211 Eonju-ro, Gangnam-gu, Seoul . Setelah hampir lima jam berlalu. dokter ke luar untuk menemui keluarga Seokjin. Jungkook bergegas menghampiri sang dokter dan menyodorkan banyak pertanyaan. Namjoon lagi-lagi berusaha menenangkan adik sepupunya, sedangkan Hoseok tetap tenang dan mendengarkan penjelasan dari dokter yang menangani Seokjin. Taehyung dan Jimin masih berada di rumah sakit, karena mereka ingin menemani Jungkook yang sangat mengkhawatirkan keadaan kakaknya.

"Bagaimana keadaan Seokjin hyung? dia baik-baik saja 'kan? Seokjin hyung lukanya tidak parah 'kan?" tanya Jungkook yang begitu takut kehilangan kakak kesayangannya.

"Bunny, berikan dokter waktu untuk menjelaskan keadaan Seokjin. Kau tenanglah" ucap Namjoon.

Jungkook menatap lekat Namjoon, kemudian ia mengangguk. Hoseok tersenyum karena melihat kesabaran anaknya dalam menghadapi Jungkook.

"Kondisi pasien masih sangat lemah. Tensinya juga masih rendah, dan luka di kepalanya sudah berhasil di jahit. Hanya saja..." Dokter tersebut memandangi mereka satu persatu. Dari tatapan sang dokter, dapat diartikan jika sesuatu yang buruk menimpa Seokjin.

"Uljima" (Complete) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang