"Appa memberiku hadiah? Tapi kan, hari ini bukan hari ulang tahunku" tanya Seokjin bingung.
"Ah - itu bukan - itu..."
"Appa gengsi mau bilang iya, hyung" ledek Jungkook.
-
-
-
"Jin...ayo..."
"Tunggu sebentar lagi, hyung"
"Tapi kita sudah harus masuk ke Pesawat, Jin"
"Pergilah, Jin. Harabeoji akan memberitahu ayahmu"
"Sebentar lagi harabeoji. Appa mengatakan padaku, appa akan datang"
-
-
-
"Jin. Ayo... Ini sudah 15 menit berlalu. Tapi samchon belum datang juga"
"Ponsel appa tidak aktif, hyung"
"Baiklah..." ucap Seokjin pasrah.
"Kookie, hyung titip appa padamu"
-
-
-
"Yoon! Kenapa kau baru datang?"
"Apa Seokjin sudah pergi?" tanyanya.
"Seokjin dan Namjoon, baru saja... "
"Yoongi~ah!"
"Sudah. Biarkan Yoongi menemui Seokjin"
-
-
-
"Kiriman dari samchon?" tanya Namjoon seraya melepas kaos yang dikenakan-nya.
"Eum" angguknya.
"Appa mengirimkan vitamin untukku"
"Apa hanya itu?"
"Iya"
"Apa tidak ada pesan untukmu? Apa samchon tidak mengirimi-mu surat?"
"Tidak ada"
"Samchon tidak bisa romantis pada anaknya, ya. Hihihi" canda Namjoon.
"Yah...begitulah. Appa sebenarnya perhatian, hanya saja gengsi untuk menunjukkan perasaanya secara langsung pada anak-anaknya" jawab Seokjin.
-
-
-
Seokjin memandangi pemberian ayahnya. Meski Yoongi tidak mengatakan apapun melalui pesan, atau surat. Namun, Seokjin diberitahu melalui pamannya, bahwa ayahnya sengaja membuat sweater tersebut untuknya.
Seokjin berdiri di depan cermin. Ia tersenyum menatap Sweater yang di kenaikannya, meski terlihat agak kedodoran.
Seokjin tampak bingung, karena ia berpikir bahwa dirinya terlihat kurusan.
-
-
-
"Jin! Kau kenapa?"
"S...sakit..."
"Argh!!!!" Namjoon tanpa pikir panjang segera menggendong adik sepupunya untuk membawanya ke Rumah Sakit terdekat.
Seokjin meremas perutnya sekuat-kuatnya. "Bertahanlah" ucap Namjoon.
"Ja...ngan...beritahu...ap...pa..."
KAMU SEDANG MEMBACA
"Uljima" (Complete)
FanficKisah sebuah keluarga, di mana seorang ayah yang membesarkan kedua anaknya setelah isterinya tiada. Karena didikannya yang keras, hingga menyebabkan anak sulungnya memiliki hati yang keras, dan sering kali berbuat ulah di sekolah, hingga sang ay...
