"Jungkook~ah, sarapan dulu."
"..."
Jungkook bukannya mengiyakan. Ia justru berencana buru-buru pergi ke Sekolah, karena ingin menghindari Seokjin.
Seokjin menarik tangannya. Jungkook menatapnya dingin, "Meski kau ingin menghindar dariku. Setidaknya kau harus tetap sarapan. Makannya saat kau di Sekolah nanti." Seokjin memberikan kotak makan berisi masakan buatannya, yang ia buat khusus untuk Jungkook.
-
-
-
"Jim... Tae... Apa kalian tahu, apa yang di sukai ayahnya Jungkook?"
"Sukai? Maksud hyung --- makanan kesukaannya?" tanya Jimin.
"Benar."
"Aku tidak tahu hyung." jawab Jimin.
"Kalau mendiang kakaknya Jungkook?"
"Jungkook pernah cerita, kalau kakaknya menyukai bubur ayam buatan ayahnya." itu jawab Taehyung.
-
-
-
"Pagi Sajang-nim." sapa Seokjin ramah.
Yoongi diam. Lalu melanjutkan langkahnya. Seokjin menghela napas panjang. Ia tidak menyerah begitu saja. Ia pun bergegas menyusul Yoongi yang tampaknya ingin menuju ruangan kerjanya.
"Ahjussi..." sapa Seokjin lagi. Ia menyodorkan tas berisi beberapa makanan yang dimasak olehnya, yang ia masukkan ke dalam kotak bekal. Ia juga memberikan botol berisi minuman untuknya.
Yoongi tetap diam, lalu ia memegang gagang pintu ruangan kerjanya. Ia masuk dan membiarkan Seokjin di luar tanpa menyuruhnya masuk.
Seokjin tersenyum getir. Namun ia tetap berharap masakan buatannya dimakan oleh Yoongi.
Seokjin meletakkan tas juga botol tersebut di depan pintu ruangan kerja Yoongi.
-
-
-
"Jungkook~ah. Maukah kau mengajarkan beberapa gerakan yang belum bisa aku lakukan?"
"Aku sibuk."
"Aku tidak bisa minta tolong Jimin atay Taehyung. Karena mereka berdua pulang larut, malam ini."
"Kau latihan saja sendiri." ketusnya.
-
-
-
"Aku akan mengantarmu ke Sekolah."
"Tidak perlu."
"Nanti kau terlambat."
"Aku bisa naik Bus!"
"Aku akan tetap mengantarmu Sekolah. Kau tenang saja, aku tidak akan banyak bicara."
-
-
-
"Kau mencari Jin hyung?"
"Ti-tidak."
"Jin hyung masih latihan. Tadi aku ajak pulang, tapi Jin hyung menolak."
"Baguslah. Biar tidak merepotkan."
-
-
-
"Jin hyung!!!!!" Jungkook sangat panik, saat menemukan Seokjin tidak sadarkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
"Uljima" (Complete)
FanfictionKisah sebuah keluarga, di mana seorang ayah yang membesarkan kedua anaknya setelah isterinya tiada. Karena didikannya yang keras, hingga menyebabkan anak sulungnya memiliki hati yang keras, dan sering kali berbuat ulah di sekolah, hingga sang ay...
