saigo ni watashitachiha?

1.6K 164 11
                                        

Kami tengah menatap langit yang sama, saling berpegangan tangan.. dalam senja sesekali ombak membuyarkan keheningan dan angin menghantarkan kerinduan.. ini kami.. tengah menuai saling tetap pada hati masing-masing.

"Dazai?"
Bibir mungil si surai senja berujar memecah keheningan, nampak pipinya merona dengan sempurna.

"Iya Chuuya."
Si manik kakao pun akhirnya membalas dengan senyum manis dan tatapan lembut terbaik miliknya.

"Apa kau menyayangiku?"
Pertanyaan lugu itu keluar dari bibir chibinya yang manis dilihat dan enak di coba (plak.. oke lupakan).

"Tentu Chuuya! menyayangimu sangatlah mudah, aku bisa melakukanya berulang kali tanpa pernah merasa bosan. Yang sulit itu hanya cara menunjukkannya, setiap hari bahkan setiap waktu, ada ketulusan yg selalu datang menyapamu. Kaunya saja yang menolak untuk melihat dan lebih memilih untuk menatap ke arah lain. Sekarang giliran aku yang bertanya padamu apa kau mau bersamaku selamanya?"
manik coklat metalik akhirnya menerawang iris se indah lautan di depannya.

"Tidak perlu bersama selamanya. Selamanya itu terlalu lama. Seumur hidup saja. Untukku, itu sudah lebih dari cukup!" jawabnya mantap

"Mo~~Benarkah???"
Rengekan manja akhirnya terdengar.

"Huffftttt.. kau seharusnya mempelajari sebelum berasumsi. Dengarkan sebelum memaki. Mengerti sebelum menghakimi. Rasakan sebelum menyakiti. Perjuangkan sebelum pergi. ingat itu bodoh"
Ucapnya merasa di ragukan.

"Sekarang aku tanya padamu, kau rela jadi apa untukku?"
Tanyanya menantang.

"Ne Chuu.. aku rela menjadi bumi. Menopang meski diinjak, memberi meski dihujani, diam meski dipanasi. Sampai kau sadar, jika aku hancur.. kau juga^_^"

"Jujur Dazai.. aku senang wangimu yang tertinggal di sela kalimat manis yang berpenggal-penggal. Di antara reruntuhan kenangan yang membantu, wangimu adalah sebuah mesin waktu"

"Akupun Chuuya.. aku suka matamu yang biru bak lautan itu penuh hasrat, membuat melangkah pergi darimu terasa berat. Dengan mata itu kau memandang alam semesta, dengan mata itu juga kau menjadikanku tak mampu berkata-kata"

Pada akhirnya cinta mengalahkan ego.
Sedih akan menjadi tawa
Perih akan menjadi cerita
Kenangan akan menjadi guru
Rindu akan menjadi temu
Kau dan aku akan mejadi kita
Indah..pada waktunya
Karna hidup adalah serangkaian kebetulan.
'Kebetulan' adalah takdir yang menyamar.
Ingatlah selalu bahwa
Cinta kerap tak datang pada yang mencari
Cinta datang kepada mereka yg siap menerima.
Begitu juga
Yang terbaik lahir dari yang diperbaiki. Bukan yang lahir dari cara meninggalkan demi mencari yang lebih baik.

 Bukan yang lahir dari cara meninggalkan demi mencari yang lebih baik

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hallo readers.. Terimakasih sudah membaca/menikmati cerita sampai sejauh
i hope you like it
hohoho

 Terimakasih sudah membaca/menikmati cerita sampai sejauh i hope you like ithohoho

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Author anti silent rider! If you like VOMENT please:)

Yang gak tau caranya silahkan ketik *123# spasi no tujuan kirim ke tetangga terdekat
oke..
canda.
itu lho dibawah ada bintang dan sebelahnya lagi tinggal choose.

Biasakan Hargai author ya:)

Yuk Vote dan Comment:)!

SEEYOUNEXTCHAPTERMINNA>>>

Maybe For ImpossibleCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang