{20 Jungkook's bestfriend}

233 26 0
                                        

"Psst Jungkook hyung!" Panggil Dino. Sosok yang dipanggilnya pun menoleh

"Ada apa?" Tanya nya

"Tadi aku dan Jimin hyung ke Cheonggyecheon.. Kami tengah melihat-lihat pemandangan..." Dino menjeda omongannya

"Pemandangan?" Tanya Jungkook

"Iya, dan mukanya menjadi lesu" ucap Dino

"Mengapa?" Tanya Jungkook sekali lagi

"Jimin hyung ingin kesana dengan hyung, tapi jadwal hyung selalu sibuk. Jimin hyung tidak bisa mengajak Jungkook hyung.. Jimin hyung tidak ingin mengganggu mu hyung" ucap Dino

"Jadi alangkah baiknya kalau hyung ajak Jimin hyung ke sana bila ada waktu" ucap Dino mengakhiri penjelasannya

"Hmm, tentang itu aku msih tidak yakin. Tapi aku pastikan kita berdua akan kesana. Entah kan pun itu" ucap Jungkook. Dino yang mendengarnya pun tersenyum lebar. Setidaknya Jimin tidak akan sedih lagi suatu saat nanti.

Cklek

"Halo, apa yang kalian bicarakan?" Ucap seseorang yang baru saja memasuki kamar mereka

"Ah, hyung sudah selesai berbicara dengn Hosoek hyung?" Tanya Dino dan Jimin mengangguk

"Sudah malam, ayo tidur.. Besok kita ada acara kan?" Kata Jimin dan dibalas dengan nggukan oleh Jungkook

"Uh, tapi acaranya kan malam hyung" ucap Jungkook membenarkan

"Iya tapi ini sudah saat nya tidur, ayo tidur.. Biasa lah kalian ini kayak ga kenal Jin hyung saja. Hari libur bangun pagi. Mau nih? Pagi-pagi buta bngun dan masih ngantuk?"

"Ehe tidak makasih, lebih baik aku tidur sekarang" ucap Jungkook setelah mengingat bagaimana kebiasaan kakak tertuanya tiap hari. Ia bahkan hafal kata-kata yang biasanya dilontarkan Seokjin tiap pagi

Seperti..

"HEI ANAK KEBO! BANGUN LAH!"

"SELAMAT PAGI WAHAI ANAK-ANAK DAJJAL"

"GA AKAN ADA SARAPAN KALAU KALIAN PADA GA BANGUN"

"1.. 2.. 3.."

Menyeramkan sekali, bahkan hitungannya sudah maut untuk mereka.

Setelah mengingat semua itu akhirnya mereka memutuskan untuk mengistirahatkan tubuhnya yang penat.

Hari Kamis tiba.. Yaa, mereka melakukan rutinitas mereka tiap hari. Seperti tiga anak bekerja, lima sisanya diam di rumah dan memantau keadaan

Karena ini membosan kan menurut Jimin, jadi kita skip langsung ke pukul 5

"Kook, ngomong-ngomong siapa yang ulang tahun?" Tanya Jimin. Memang ia belum pernah tahu siapa saja teman Jungkook.

"Lee Seokmin" jawab Hosoek yang sudah mengetahuinya
/nah Hosoek sama DK ultahnya harusnya sama. Tapi, anggap aja beda ya/

"Mwo!?" Ucap Jimin

"Kamu mengnalnya?" Tanya Hosoek

"Tidak, tapi Jungkook pernah bercerita kepadaku mengenainya" ucap Jimin dan Jungkook mengangguk

"Iya dunia begitu sempit. Ia adalah partner kerja ku. Betapa terkejutnya aku ketika aku bertemu dengannya lagi" ucap Jungkook mengingat muka terkejut mereka

"Baiklah, Jeon Jungkook.. Partner kerjamu DK. Kamu bisa menemuinya di ruang nomor 58 lantai lima ya" ucap sang manager

"Nde terima kasih" jawab Jungkook dan mulai beranjak dari tempat duduknya. Ia berjalan memasuki lift dan menekan nomor '5'

Second World [KM]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang