-Iphuzu Elibuthathaka-
Di pagi yang cerah, sangat cerah, terdapat 4 orang sahabat yang sedang dalam keadaan terpojok. Saat itu, mau tidak mau mereka harus bertahan hidup dengan kemampuan mereka sendiri.
"Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya March yang baru terbangun dari tidur nyenyak nya.
"Dibanding itu, aku terkesan.. rumah Ri-kun ternyata berada di bawah tanah," Ucap Sakura.
"Iya.. kenapa Ri-kun membuat rumah di bawah tanah?" tanya Maru.
"Hm.. jawabannya karena aku tidak suka kebisingan. Bawah tanah sama sunyi dan sejuk seperti perpustakaan," Jawab Rie yang sedang memasak sesuatu.
Rumah Rie berada di hutan lindung daerah selatan, dibawah pohon yang sangat besar. Rumah Rie terdiri atas tangga turun dari permukaan tanah untuk masuk ke rumah, lorong yang menghubungkan tangga dan ruang tengah, di ruang tengah terdapat televisi, karpet, sofa, dan hiasan lain. Di sebelah kanan Ruang tengah terdapat kamar Rie, di belakang ruang tengah terdapat dapur, dan di pinggir kamar Rie terdapat kamar mandi. Rumah Rie sangat terawat dan rapi. Kesannya sangat tenang dan sejuk, apalagi perpaduan warna hijau dan coklat sangat menyejukkan mata.
"Apa yang sedang kau buat?" tanya March.
"Sarapan untuk kalian," jawab Rie sambil terus memasak.
"..... aku merasa tidak enak," kata Sakura.
"Jangan seperti itu, jika aku tidak memasak untuk kalian aku yang merasa tidak enak... karena tadi malam kalian sudah merayakan ulang tahunku,"Jawab Rie sambil terseyum kecil.
"Selama ini Ri-kun tinggal sendirian?" tanya Sakura.
"Kelihatannya?" Rie menanyakan pertanyaan untuk menjawab pertanyaan Sakura.
".. Sendirian," jawab Sakura.
"50% benar 20% mendekati," jawab Rie sambil memberikan nasi goreng pada teman temannya.
"Lalu? 30% sisanya apa?"tanya March.
"Salah," jawab Rie.
"Salah?" heran March.
"Bukankah sekarang aku tidak sedang sendirian? Maka 30% salah," jawab Rie sambil makan, mendahului mereka.
"Oh iya.. sepertinya kau menyimpan sesuatu yang sangat berat di Storagemu," kata Sakura memperhatikan Rie.
"Hm. Oh iya! Buku ini!" jawab Rie mengeluarkan sebuah buku yang tidak lain adalah Azurete Uhlanga.
"Buku apa ini?" tanya Maru.
"Ah.. ini adalah buku yang sepertinya diciptakan oleh ras Azurete.. karena bahasanya bukanlah bahasa ras Dandelion, ini adalah bahasa ras Azurete," jawab Rie
"Apa isinya?" tanya March.
"Rahasia ras Azurete," jawab Rie.
"Rahasia ras Azurete!?!?!," semuanya terkejut.
"Apa rahasia ras Azurete?" tanya March.
"Kita baca saja," Jawab Rie.
"Apakah kau bisa membacanya?" tanya Sakura.
"Aku bisa, sudah 6 tahun aku menggunakan bahasa Azurete, jadi aku masih mengingatnya dengan baik," jawab Rie membuka buku tersebut.
"Keren... hanya dengan menyentuh berliannya sulur yang melilit buku ini langsung masuk kedalam berliannya," kagum Maru.
"Apa isinya?" tanya March.
"hm..." Rie mulai membaca.
Bab 2 : iphuzu elibuthathaka
Tidak ada yang abadi di dunia ini, tidak ada yang sempurna di dunia ini, tidak ada yang sangat kuat di dunia ini. Semuanya sama, yang membedakan hanyalah hasil kerja keras saja. Ada alasan kuat mengapa ras yang terkuat adalah ras Azurete, ada pula alasan kuat mengapa ras yang paling lemah adalah ras Dandelion. Kuat dan lemah yang dibicarakan adalah tentang kekuatan. Namun tentang bila tentang kepintaran, yang terkuat adalah ras Dandelion dan yang terlemah adalah ras Rikyu. Bila kategorinya berbeda,maka urutannyapun berbeda. Setiap ras memiliki kelemahan masing masing, dan setelah ditelusuri selama 200 tahun, inilah TITIK LEMAH setiap ras.
Ras Sniper : walau teknologi mereka tinggi, dan akurasinyapun sangat besar, kelemahan mereka terletak pada konsentrasi. Sedikit saja konsentrasi mereka buyar maka cara mengalahkannya semudah menepuk nyamuk.
Ras Rikyu : walau mereka sangat ahli dalam bela diri, bahkan sangat sulit menjaga jarak dengan mereka, apalagi kecepatan mereka sangat tinggi, kelemahan mereka berada pada kakinya. Jika kakinya terluka sedikit saja maka mereka akan mudah dikalahkan. Ini adalah alasan mengapa ras Rikyu membuka serangan pada kakinya, agar orang berfikir bahwa kaki mereka bukan hal yang penting bagi mereka.
Ras Minazuki : walau mereka memiliki sihir yang diluar logika, seperti teleportasi, menembus benda padat, bernapas di tempat yang tidak ada oksigen, dan lain lain, juga mereka bisa mensuport teman teman mereka, kelemahan mereka berada pada matanya. Jika mereka tidak dapat melihat sesuatu yang ada di sekitarnya maka mengalahkannya bukan hal yang sulit.
Ras Dandelion : kepintaran mereka diatas rata rata, taktik dan strategi mereka sangat luar biasa. Kelemahan mereka adalah ketika rencana mereka diketahui oleh lawannya, setelah itu mereka akan kehilangan keinginan untuk hidup.
Ras Azurete : orang bilang ras Azurete sangat mustahil dikalahkan, intensitas mereka terhadap sihir, kemampuan mereka yang dapat mengendalikan element bumi, dan keinginan mereka yang kuat untuk berkuasa. Kelemahan mereka adalah tidak bisa menggunakan rapalan sihir yang sama berulang kali (beruntun), selain itu mana yang digunakan sangat banyak. Jadi hanya tinggal memaksa agar mereka menggunakan rapalan yang sama berturut turut.
Mungkin hanya itu sedikit info yang kami ketahui tentang seluruh ras yang ada. Maka dengan ini telah dipastikan. Semua orang bisa MATI.
"A..apakah ini benar?" tanya March.
"Menurutku benar... karena memang itu kelemahan ras Rikyu," jawab Sakura yang tak kalah terkejutnya dengan March.
"Tidak.. tidak mungkin, bagaimana bisa ras Azurete membuat buku, dan isinya pun tentang hal seperti ini!! Ini menyalahi aturan, menurut aturan ras Dandelion dalam membuat buku itu harusnya-"
"Ras Azurete sama sekali tidak terikat dengan aturan apapun," jawab Rie memotong kalimat Maru.
"Jadi... apa yang akan kita lakukan? Kita tak dapat sekolah, kita tak dapat melakukan apapun, hanya bersembunyi, makan, minum, tidur, mandi, bersembunyi, makan, minum, tidur, dan seterusnya," kata Sakura.
"... sepertinya Sakura harus menambahkan satu kata lagi," kata Rie.
"apa itu?" tanya Sakura.
"Lari!!" jawab Rie
Tiba tiba tanah yang menjadi langit langit rumah itu runtuh. Rie dan kawan kawan selamat. Diatas reruntuhan tanah itu berdiri seseorang yang menunggangi kuda dengan gagahnya. Ia berpakaian layaknya prajurit dengan lambang Tapal Kuda di dadanya. Ia menatap tajam Rie, matanya seperti serigala yang menemukan makanan gratis, namun ekspresinya sangat datar.
"Target ditemukan, perintah lanjutan, bunuh target," kata Prajurit itu.
"Ras Rikyu," ucap Maru.
"Bagaimana kau tau?" tanya March.
"Lambang di dadanya. 2 Pistol ras Sniper, Matahari ras Minazuki, Bunga Dandelion ras Dandelion, Ruby ras Azurete, dan Tapal Kuda ras Rikyu," jelas Sakura
"Ancaman tidak terdeteksi, persiapan penghancuran. SCHRAGSTRICH,"ucap prajurit itu dengan persiapan meninju. SCHRAGSTRICH adalah rapalan ras Rikyu agar mengeluarkan kekuatan yang sangat hebat.
"Cih.. MAGISCHE KRAFT HEMMENDE RANKEN," (sulur penghambat). Serangan pukulan maut dari prajurit robot itu dapat ditangkis dengan kekuatan sihir perlindungan Rie.
"Ayo kita lari!" kata Maru.
Mereka pun berlari menjauhi mesin pembunuh yang sebenarnya manusia itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ras yang Hilang [TamaT]
FantasySniper, Rikyu, Minazuki, Dandelion, dan Azurete. Mereka adalah ras yang memiliki kelebihan masing masing. Mereka suka tolong menolong hingga salah satu dari ras itu kehilangan seluruh anggotanya. tidak. masih ada seorang lagi Rie Azurete.