Takdir

4.9K 483 91
                                    


Masih hari yang sama..

Setelah mengantar Chaeyoung dan Jeongyeon. Kini Sana dan Dahyun saling diam dalam perjalanan pulang mereka.

Sana sedang fokus menyetir dan memperhatikan jalan raya, sedangkan Dahyun terus mengalihkan pandangan keluar jendela.

~

*flashback

3 anak berseragam sekolah dasar sedang main ke tetangga Dahyun.

Alasannya sih minta di ajarin matematika, tapi itu hanya modus. 3 bocah itu selalu ingin melihat yeoja cantik berseragamkan SMU jelmaan kelinci itu.

"Unnie, ajarin nomor 4 dong" kata Chaeyoung mendekat ke arah Nayeon.

"Ini pembagian, jadikan satu dan lebih besar dari ini sama dengan ini" jawab Nayeon. Ia menjelaskan secara perlahan sambil menuntun tangan Chaeyoung. "Mengerti?"..

"Hihihi.. enggak"..

Dahyun dan Jeongyeon auto erupsi melihat tangan Chaeyoung di pegang-pegang oleh pujaan hatinya.

"Ah capek ah, istirahat dulu" celetuk Jeongyeon.

"Yaudah.. kalau capek pulang gih! Hus hus" usir Dahyun.

"Gaboleh gitu Dahyun-aa" sahut Nayeon sambil mengelus lembut kepala Jeongyeon.

Jeongyeon otomatis senang dan menjulurkan lidah ke arah Dahyun.

"Kau aja yang pulang" kali ini Chaeyoung yang angkat bicara.

"Iya.. kau aja yang pulang, wlee~" tambah Jeongyeon.

"Unnie, aku di bully" rengek Dahyun dan mendekat ke arah Nayeon seperti mengadu. Ia mendekat dan memeluk pinggangnya.

Jeongyeon dan Chaeyoung merasa ingin sekali menggigit Dahyun sekarang juga.

*tok tok

Tepat disaat pintu terketuk, omma Nayeon masuk ke dalam kamar anaknya. "Ini tante buatin jus jeruk buat kalian"..

"Asyikk~"..

Nayeon hanya tersenyum melihat tingkah tetangga sekaligus teman-temannya itu. Hampir setiap hari ia seperti membimbing 3 anak sekolah dasar. Dan itu sama sekali tidak merepotkan baginya.

Justru kehadiran Dahyun, Jeongyeon, dan Chaeyoung membuat suasana kamar Nayeon menjadi ramai.

Ia cukup terhibur sekalipun anak sekolah dasar ini selalu memintanya di ajarkan mata pelajaran dan berakhir bermain sendiri.

"Nay, omma sudah menelfon om Eric, kamu akan tinggal di rumahnya selama di Singapure" ucap Omma Nayeon.

"Ne omma, aku senang bisa tinggal disana" jawab Nayeon.

Ketiga anak yang sedang bertengkar berebut camilan kue yang di bawa 'mertua' nya langsung diam.

~

Sore hari..

Dahyun sedang bersepeda di depan rumah, berkeliling-keliling tidak jelas.

Ia langsung tersenyum cerah begitu melihat Nayeon keluar dari rumahnya.

"Hay, cantik"..

"Aigoo, Dahyun-aa. Kamu sedang apa?"..

"Bermain downhill, unnie mau kemana?"..

"Aku mau ke toko di persimpangan buat beli gula"..

"Gaperlu beli gula unnie, kan unnie udah manis. Mau Dahyun antar?"..

Di JodohinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang