Wedding

5K 487 75
                                    

DAHYUN POV

Dengan terburu-buru aku memasuki toko perhiasan kenamaan di daerah gangnam.

"Tolong berikan aku cincin terbaik dan termahal yang ada disini"..

Salah satu staf langsung berdiri menghampiriku, "cincin jenis apa yang anda inginkan? Ini ada cincin silver, emas, titaninum, berlian dan-"..

"Mana yang paling mahal?"..

"Berlian noona"..

"Aku ambil yang itu, pokoknya yang paling mahal disini"..

Staff itu dengan semangatnya menyodorkan box bentuk cinci yang sangat indah ke arahku.

"Ini yang paling mahal disini, harga sepasang cincin yaitu 25 juta won (300 juta rupiah) "

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Ini yang paling mahal disini, harga sepasang cincin yaitu 25 juta won (300 juta rupiah) "..

"Baiklah aku ambil"..

Aku langsung merogoh tasku untuk mencari dompet, begitu bingung saat tidak menemukannya. Semua isiannya termasuk buku-buku pelajaran aku keluarkan semua.

*DEG

(aku lupa membawa dompet)

Karyawan toko ini memperhatikam gerak-gerikku. Mungkin dia merasa ragu dengan tingkahku, terlebih sekarang aku masih mengenakan seragam sekolah.

"Uhm.. permisi, aku lupa membawa dompetku"..

"Jangan memaksakan kehendak noona, anak muda memang menggebu jika sedang kasmaran. Disana ada cincin couple biasa jika noona mau, dan itu terkenal di kalangan murid sekolah. Harganya cukup terjangkau. Sekitar 5000 won (60 ribu rupiah)"..

"Aniyo, aku ambil yang ini"..

Serkahku cepat, aku segera memberikan kunci mobil yang kubawa kesini.

"Ajhussi tau mobil ferari warna putih di depat toko ini. Itu mobilku, aku berikan kunci ini pada ajhussi untuk jaminan. Nanti atau besok akan aku berikan uangnya. Bukankah lebih menguntungkan buat anda jika aku tidak datang? Yang pasti cincin ini aku gunakan untuk melamar kekasih-ku hari ini juga. Tolong bantu aku ajhussi, sebelum terlambat ia di jodohin oleh orang lain"..

Aku menjelaskan dengan memasang ekspresi memelas, karyawan ini mulai menimang-nimang dengan apa yang kutawarkan padanya.

"Jebal ajhussi, aku tidak ada waktu lagi. Atau ambil saja mobilku itu"..

"A- arasseo.. aku percaya padamu. Akan kubawa kunci mobilmu sebagai jaminan. Tapi aku hanya bisa memberikan cincinya. Untuk setifikat keasliannya kau bisa ambil saat uangnya datang"..

"Terima kasih ajhussi". Jawabku sambil menerima box cincin itu.

Aku langsung menunduk salam dan bergegas keluar dari toko ini, sampai ajhussi itu berteriak.

"Fighthing !! Semoga lamaranmu di terima olehnya"..

Aku dengan semangat berlari kecil dan melambaikan tangan ke arah ajhussi itu untuk membalasnya.

Di JodohinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang