Tidakkah kamu mengetahui perasaan saya? Saya tak akan marah, tapi saya kecewa
Cinta Seorang Ustadz 2
Part ini khusus Untuk Maria yang sedang patah Hati 😀
"Mar. Dengerin apa yang aku omongin dulu" ujar Mas Adnan dan mencekal tanganku
"Apa yang harus dijelasin, mas?" Ujarku dan mendesah kecil. Tidaklah dia merasakan apa yang aku rasakan? Hatiku Sakit ketika melihat suamiku berpelukan dengan MANTAN TUNANGANNYA. Meskipun aku tak tau apa yang sebenarnya terjadi, tapi ketika melihat Riani memeluk Mas Adnan dengan rindu membuat dadaku terasa sesak dan dalam lubuk hatiku aku tak terima Riani berpelukan dengan Mas Adnan.
"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan,Maria. Saya hanya mencintai kamu" ujar Mas Adnan dan menangkup wajahku. Membuat tangisku tak terbendung lagi. Dan Mas Adnan membawaku kedalam dekapannya tanpa menghiraukan banyak pasang mata yang melihat adegan dramatis kami
"Tapi, aku lihat dengan mata kepalaku sendiri. Kalian berpelukan mas. Bagaimana aku tidak kecewa. Suamiku sendiri berpelukan dengan MANTAN TUNANGANNYA" ujarku dan menekan kata MANTAN TUNANGANNYA.
Apakah sifat Adnan yang berubah karena Riani? Astagfirullah, Jangan suudzon dulu Maria. Kita harus selesaikan masalah ini baik-baik
"Oke. Kamu salah paham Maria. Dan ada apa kamu kesini?" Tanya Adnan dan menghela nafas pelan
"Oke. Aku salah paham! Apakah kamu tidak suka aku kesini? Aku hanya membawakan makanan untuk, mas. Mas tadi tidak sarapan" ujarku melepas pelukannya dengan Adnan dan Menghapus air matanya dengan kasar. Aku tidak boleh Cengeng
"Aku senang kok kamu disini, Maria. Aku hanyalah Shyok kamu kesini sendirian dan mengasuh suprise kepadaku" ujar Adnan tersenyum kecil dan membawa tangan Maria menuju Gedung Perusahannya tanpa menghiraukan Riani yang berteriak memanggil mereka
"Apa bener Riani hamil?" Tanyaku ketika mereka telah sampai di Ruang pribadi Adnan
"He'em" dehem Adnan dan membaca beberapa dokumen dimejanya
"Apakah kamu tau siapa ayahnya?" Tanyaku kembali dan mendapat gelengan dari Adnan
"Kamu bisa menjadi Ayah dari bayi yang dikandung Riani. Ummi ingin seorang cucu. Entah kapan aku akan diberikan Anak" ujarku dan Menghela nafas pelan. Terasa berat dan sesak ketika mengatakan ini
"Maria. Jangan mulai lagi" ujar Adnan dingin dan menatapku tajam
"Maaf mas. Tapi aku hanya ingin yang terbaik untuk mas Adnan. Aku juga merasa bersalah kepada Riani" ujarku sedih. Entah sampai kapan aku memiliki anak? Ya allah
"Itu bukan lah yang terbaik, Maria. Tolong jangan Egois. Pernikahan itu bukan main-main. Kita telah terikat dalam agama dan hukum. Dan apa yang dilakukan Halifa tidak ada sangkut pautnya denganmu. Jadi jangan membuatku kesal" ujar Adnan membuatku merenung. Kata-katanya ada benarnya juga. Tapi aku ingin Mas Adnan bahagia. Maafkan aku mas yang belum bisa memberikan keturunan untukmu. Aku rasa Rianita yang lebih cocok
"Maaf mas" hanya itu yang bisa kuungkapkan. Aku menghela nafas kecil ketika melihat respon Adnan yang mengangguk singkat. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu Mas. Apakah itu Salah?! Jika benar-benar salah, maafkan aku
___________________
Ckckck! Konfliknya kayak Sinetron yah. Wkwkwkwk
Padahal aku itu anti Sinetron. Jangankan Lihat Sinetron nonton Televisi aja Jarang. Yah, kalau nonton Televisi itu Berita-berita begitu. Atau Drama Korea.
Aku itu pecinta Drama Korea dari SD loh gaess. Tapi pindah haluan ke Anime. dan Come back lagi ke Korea.
Uwehehe. Keren kan aku?! Ngga sih.
Adnan ada masalah nih?! Oh iya Perusahaan itu asalnya Perusahaan Ayah Maria yang diberikan kepada Adnan sebagai hadiah.
Kalau ada typo atau segala macam. Tolong Bilang aja. Jangan Sungkan-sungkan. Aku ngga bakalan Gigit
Selamat menikmati.
Salam dari Aku
_Thabitha💐
Sidoarjo, Jawa timur
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Seorang Ustadz 2
RomansaIni cerita setelah Ustadz Adnan dan Maria menikah?? bagaimana kisahnya?? Silahkan Baca dan dinikmati. Diharuskan yang membaca CSU sebelum CSU2. Agar kalian faham dan tidak bertanya yang membuat saya pusing tujuh keliling. ___________ Untuk dirimu Pa...
