03♡ Obsession

5.3K 561 94
                                        

Hari pernikahan adalah hari yang mengharukan dan dinantikan setiap pasangan. Ada yang mendadak gugup dihari pernikannya, ada pula yang merasa tidak sabaran.

Entah bagaima perasaan isoo hari ini, ia sudah berusaha merelakan hati untuk melakukan semuanya. Meski masih sedikit tersendat, ia harus melakukannya. Harus! Lagipula, rasanya percuma jika ingin berubah pikiran sekarang.

Gaun putih panjang sudah melekat di tubuhnya, gaun itu nampak begitu indah membungkus tubuh sempurna itu. Dengan polesan make up sedikit, Jisoo sudah mati-matian untuk tak menghancurkan karya seni pada wajahnya ini.

Begitu banyak air mata yang hampir keluar yang sudah dibendungnya. Lelah sekali rasanya..

Jalani saja, toh akan berakhir juga.

"Jisoo sayang?" sarut sang ibu membuyarkan lamunan.

"Iya, bu?"

"Sudah siap? Bisa kita turun sekarang? Tamu-tamu sudah banyak yang berdatangan." jelas Dara yang juga berjalan mendekat ke arah putrinya.

"Tentu, bu." sahut Jisoo menyanggupi seraya mempilkan senyuman getir. Percayalah ia sudah berusaha, namun sukar. Ia lekas berdiri dibantu sang ibu.

Pengantin perempuan sudah menuruni tangga, tamu-tamu yang hadir ikut berdecak kagum, mengagumi kecantikan tuan putri di hari ini.

'Apa dia pengantinnya?'

'Dia akan menikah atau diangkat jadi bidadari?'

'Kenapa cantik sekali?'

'Orang cantik mengapa harus selalu cepat menikahnya?'

'Pasangan yang serasi.'

Langkah kaki Jisoo terus dibawa maju oleh Dara, di sana sudah terlihat Tuan Kim yang tersenyum haru melihat kedatangan putrinya.

"Putriku cantik sekali." puji Siwon, dibalas senyuman getir oleh Jisoo.

"Ayo.." ajak Siwon mengulurkan tangannya, disambut balasan tangan oleh Jisoo.

Dibawa berjalan putrinya itu perlahan menuju altar pernikahan. Di sana sudah berdiri sesosok kokoh yang berpakaian putih juga, tak lupa pendeta juga ikut di belakangnya.

Sosok Kim Taehyung tersenyum melihat calon mempelainya datang.

Tuk,

Tuk,

Tuk,

Tuk,

Tuk.

Kini, langkah kaki yang sedari tadi dibawa berjalan, sampai juga ditujuan. Tangan Kim Taehyung terulur ingin menyambut tangan wanita yang akan segera dinikahinya.

"Tolong jaga putriku." titah Siwon sebelum memberi alih tangan putrinya ke sang calon menantu.

Disambut senyuman oleh Taehyung, "Jangan khawatir ayah." ditariknya pelan tangan gadis itu, hingga sang gadis harus menaiki 3 anak tangga sebelum mencapai tempat Taehyung berdiri.

"Kalian siap?" tanya pendeta yang akan menjalankan tugasnya sebentar lagi.

Keduanya mengangguk yakin, ralat sedikit yakin atau pula sedikit ragu.

Dengan menutup matanya, Jisoo mendengarkan penyampaian pendeta. Dan sesekali harus menjawab penyampaian itu. Meski getir namun tetap ia jawab bersedia untuk setiap pertanyaan yang terlontar.

Detik demi detik yang suci itu terusung. Hanya ada satu hal yang memenuhi kepala Jisoo, selesai ia ingin ini segera selesai agar keberatan hati ini tak perlu lagi menyeruak. Ia yakin, setelah semuanya terlaksana, keraguan itupun akan berangsur sirna terkikis keharusan yang akan ia emban nantinya.

FAIR (√)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang