06♡ Attemper

4.5K 538 42
                                        

Sinar matahari di sebalik gorden transparan sangat mengganggu mata. Kedua insan yang tengah terlelap dalam pelukan di bawah selimut sana, sepertinya sedikit terganggu oleh cahaya itu.

Taehyung lebih dulu membuka mata, ada sesuatu yang hangat terasa di dalam pelukannya. Hingga ia arahkan mata setengah mengantuknya untuk menoleh. Wajah Jisoo terlihat begitu damai dikala tidur begini. Perlahan tangan Taehyung bergerak untuk menyibak rambut sang istri yang sedikit terurai ke depan.

Ia mengangkat sudut bibirnya setelah melihat beberapa bekas kemerahan pada leher Jisoo. Manis sekali.
Ia menolak lupa apa yang mereka lakukan semalam. Walau tak begitu jauh, namun sudah cukup untuk sekarang.

Mata gadis itu mengerjap beberapa kali, wajahnya mengernyit menandakan ia terganggu oleh cahaya yang mulai menembus kelopak matanya. Kemudian, manik hazel itu terbuka pelan dengan masih menetralkan beberapa cahaya yang mulai masuk.

Melihat itu, Taehyung buang kembali raut senyumnya untuk diganti menjadi serius seperti biasa. Netra Jisoo Kini beradu dengan milik suaminya yang sudah terbuka juga.

"Bangun juga akhirnya." suara dingin Taehyung terlontar, membuat empunya bergidik ngeri meski baru mendapat kesadaran. Badan mungilnya ditarik lepas dari pelukan itu.

"Ma-af T-ta——"

"Cih, kenapa kau malu-malu begitu?" ejek Taehyung dengan tatapan merendahkan.

"Malu karna menggodaku semalam? Karna aku tak sadar makanya kau bebas dengan tubuhku?"

"Oh, bagaimana aku harus membersihkan diri karna telah menyentuh wanita kotor sepertimu!"

Well, ucapan terakhir yang paling menyakitkan. Namun kerena sudah terbiasa, jadi Jisoo menganggap hinaan itu sebagai angin lalu. Ia tahu jika Taehyung adalah orang yang hangat sebetulnya, tapi entah kenapa suaminya ini terlihat begitu membencinya. Apa karena ini adalah sebuah perjodohan? Atau Taehyung merasa kesal lantaran dulu Jisoo pernah menolak ini dengan keras? Entahlah.

"Ah ti-dak Tae." Jisoo menggeleng, "m-maafkan a-ku.. tapi tenang saja-tidak ada yang terjadi se-malam."

"Cih!" Taehyung memutar bola matanya malas. Bosan melihat raut bodoh dan menyedihkan milik Jisoo yang berupaya menjelaskan, padahal Taehyung juga tahu segalanya. Tak ingin berlama-lama lagi, ia ingin bergegas turun dari ranjang dan beranjak untuk ke kamar mandi.

"Akh!" pekiknya merasa sakit saat memijak.

Jisoo yang tadinya masih terpaku di tempat, langsung berlari ke arah Taehyung yang merintih kesakitan. "Tae, semalam kau kecelakaan. Pergelangan kakimu sedikit cidera. Beberapa hari ke depan, mungkin akan sulit untuk memijak."

Taehyung menatapi perban yang menutupi kakinya. Sial! Ia tentu masih ingat dengan kecelakaan bodoh semalam yang mengharuskannya berurusan di kantor polisi. Untunglah Jimin dapat diandalkan. Ini semua terjadi karena Kim Jennie dan Siwon!

"Aku yang akan membantumu beberapa hari ini." tawar Jisoo tulus.

"Cih, tidak sudi!" tolak Taehyung mentah-mentah saat melirik Jisoo yang berada di sampingnya. Ia kembali mencoba untuk berdiri lagi.

"Akh!!" tetap sama saja, kakinya begitu sakit untuk dipijakkan. Alhasil ia hampir saja jatuh jika Jisoo tak memeganginya.

'Sial!' umpat Taehyung dalam hati. Ia geram jika sudah menjadi lemah. Ini bukan sekali gayanya.

"Kau ingin ke kamar mandi?" tanya Jisoo begitu lembut, ia membantu Taehyung untuk duduk kembali di ranjang.

Sehabis duduk, Taehyung melihat tangan Jisoo yang memopong dirinya dengan raut tak suka. "Sudahku bilang, tidak butuh bantuanmu!" geram Taehyung terlihat begitu murka hingga kesampaian untuk mendorong kasar tubuh istrinya dengan kekuatan penuh. Tak tanggung-tanggung, Jisoo tercampak dan langsung tersungkur ke lantai.

FAIR (√)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang