Epilog (Fair)

8.2K 577 208
                                        

"HAHH!"

"JISOO!!"

Taehyung langsung bangun dari baringannya. Keringat sudah bercucuran deras di sekujur tubuh. Nafasnya memburu mengingat mimpi buruk yang ia alami berusan.

Teriakan Taehyung tadi, membuat seorang gadis yang tengah merapikan pakaian ke koper, menoleh.

"Tae, ada apa? Mimpi buruk lagi?"

Taehyung gelagapan. Memori tentang mimpi buruk barusan masih membuatnya takut setengah mati. Dengan langkah cepat, ia turun dari ranjang dan berlari ke arah gadis cantik yang tadi bertanya.

"Hei sayang, ada apa?"

Taehyung tak buru-buru menjawab. Ia menenggelamkan wajah di celah leher gadis cantik itu sembari mendekapnya erat. Mencari kehangatan sebanyak mungkin, dan meyakinkan diri jika mimpi buruk tadi betulan hanya bunga tidur.

"Tae.."

"Aku bermimpi, kau meninggalkanku. Kau pergi begitu saja! Aku sangat takut." suara Taehyung gemetar bercampur kepanikan saat mengutarakannya.

Sapuan lembut dicurahkan pada punggung Taehyung, "Aku tak akan meninggalkanmu.."

Taehyung buru-buru menarik diri. Ia memegang kedua bahu gadis tadi agar menatapnya, "Kau janji?" tagihnya masih dengan ketakutan yang membara.

Senyuman manis terukir di bibir merah muda si gadis, setelahnya ia mengangguk yakin dan pasti. "Janji, sayang.."

Taehyung dapat tersenyum lega, ia kembali memposisikan diri memeluk gadis itu lagi. Merasakan kehangatan yang sama yang sempat ia nistakan karena ego, dulu.

"Mmm, Tae.. boleh lepaskan sekarang? Aku harus bersiap."

Dengan terburu lagi, Taehyung melepaskan pelukannya. Ia kembali membuat gadis itu mendongak menatapnya, "Kau akan kemana?"

Senyuman lembut lagi-lagi tercurah untuk membalas pertanyaan Taehyung. "Aku harus pergi sekarang, ingat?"

Taehyung membawa pikirannya berkelana. Ia kesusahan mengingat, perasaan istrinya tak ada jadwal kemanapun. Ia terus membawa otaknya bekerja, namun kemungkinan terakhir yang ada dalam pikirannya, membuat Taehyung kembali risau.

"TIDAK!" bentaknya keras, "kau sudah berjanji untuk tak kan meninggalkanku, Kim Jisoo!"

Gadis itu tersenyum hangat, "Aku memang tak akan meninggalkanmu, Kim Taehyung." ditangkupnya wajah gugup milik Taehyung, selepasnya diberikan kecupan kecil di bibir.

"Aku tak akan pernah pergi. Ingat, aku selalu berada di sini." tangan kanan di posisikan menyentuh dada kiri Taehyung. "di sini, di setiap detak jantungmu.."

Setelah itu, ia beralih pada kedua pipi Taehyung, mengusapnya pelan. "Bukankah aku selalu punya tempat di hatimu?" tentu! Dan Taehyung mengangguk mantap.

Secarik senyuman hangat kembali terukir di bibir cantik Jisoo, "Maka dari itu, aku akan selalu ada di sana. Selalu mengiringi langkahmu seperti detak jantung itu yang tak akan pernah berhenti hingga waktunya."

Mata Taehyung memanas, ia paham semuanya sekarang. Ketakutannya di setiap pagi itu bukan mimpi. Ini kenyataan dan semua benar adanya.

"Aku akan menunggumu untuk kembali, Kim Taehyung. Kau adalah satu-satunya pasangan pelengkap diriku. Setelah ini, kita pasti akan bersatu lagi."

"Kau ja-janji akan selalu menungguku? Kau janji akan selalu menerimaku untuk takdirmu di segala kehidupan di masa depan? Kau janji akan selalu mencintaiku?"

Sebutir air mata meluncur sempurna di pipi Jisoo, ia lagi-lagi menangkup wajah Taehyung lalu mengangguk mantap. "Aku berjanji."

Sebutir kristal bening milik Taehyung ikut menyusul, dengan telaten Jisoo menghapusnya, "Tolong, jangan terlalu terpuruk lagi di sini, kau harus mencari kebahagian sebisamu. Aku tak senang melihatmu selalu sedih. Bisa ikut berjanji untuk itu?"

FAIR (√)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang