Bel istirahat ke dua udah bunyi. Setelah beres-beresin meja dan masukin semua buku ke dalam tas, Seulgi pamit ke Wendy.
"Gue mau latian dulu, Wen. Gue udah ijin Bu Sunny, mungkin nanti bakalan telat masuk kelasnya." kata Seulgi sambil keluarin tas kecil dari dalam laci yang isinya kaos dan celana training. "PR-nya udah selesai, tadi gue kerjain sisanya pas istirahat pertama. Buku gue ada di dalam laci, gue titip sama lo ya. Jangan lupa lo salin juga, ada beberapa nomor yang belum lo isi kan?"
"Jadi istirahat pertama tadi lo ngerjain PR?"
Seulgi ngangguk. "Nomor 3 sama 7 udah gue cari, lo salin gih cepet."
"Kok lo ngerjain sendiri sih?" Wendy keluarin buku PR Seulgi dari laci. "Gue nggak ngerti caranya, gimana kalo nanti Bu Sunny nyuruh gue kerjain di papan?"
"Berdoa aja lo nggak dipanggil. Kalopun iya, berdoa aja semoga bukan nomor 3 atau 7."
Wendy ngehela napas berat. "Selain nomor 3 sama 7, gue juga kagak ngerti semuanya, Seul."
👑👑
Setelah ganti baju di toilet, Seulgi langsung otw ke lapangan basket indoor. Perutnya rada keroncongan karena dia belum makan dari istirahat pertama, tapi dia nggak mau singgah ke kantin dulu karena malas beradu mulut sama Jimin kalo dia telat nanti.
Seulgi yang cuma pake kaos putih polos yang kebesaran sama celana training cukup menjadi pusat perhatian di antara siswa-siswa yang make seragam. Nggak sedikit orang yang ngelirik dia waktu papasan, bahkan dari jauhpun Seulgi keliatan lebih menonjol dibanding siswa lainnya yang lagi jalan di koridor.
"Eh, Seulgi?"
Kaki Seulgi langsung berhenti waktu papasan sama seorang cowok yang lagi jalan sambil ngerangkul pacarnya. Seulgi kenal cowok itu, Seulgi juga kenal pacarnya, mereka pernah sama-sama di club dance.
"Eh, hai!" Seulgi langsung menyahut ramah. "Jongin! Jennie!"
"Lo ikut pensi?" tanya Jongin setelah merhatiin pakaian Seulgi. "Lo bakalan tampil?"
Seulgi cuma ngangguk.
"Lo yakin?" tanya Jennie sambil menatap Seulgi nggak percaya. "Setelah menolak semua tawaran lomba dari Pak Eunhyuk dan Bu Hyoyeon, lo bakalan seriusan tampil pensi nanti?"
Seulgi ngangguk lagi, kini sambil berdecak sebal. "Lo berdua kenapa sih kayak nggak percayaan gitu sama gue?"
"It's been a long time, Gi." kata Jongin. "Lo terakhir dance di depan umum waktu kelas dua smp."
"Pertama dan terakhir, Jong."
"Well, that wasn't your last tho. Buktinya, lo bakalan tampil di pensi nanti, kan?" Jennie menyela dengan seulas senyum, nyemangatin Seulgi. "Gue denger, bakalan ada Center position gitu ya?"
"Temanya couple dance, kan?" tanya Jongin, Seulgi ngangguk. "Siapa pasangan lo?"
"Coba tebak."
"Siapapun selain Park Jimin." jawab Jennie yang mendapat anggukan setuju dari Jongin.
Seulgi ngehela napas berat. "Sialnya, Kim Jennie, memang Park Jimin."
Jongin sama Jennie langsung melotot. "Anjir, seriusan!"
"Kok bisa?" tanya Jongin nggak percaya. "Lo berdua kan kerjaannya berantem terus kayak kucing sama anjing."
KAMU SEDANG MEMBACA
QUEEN | Kang Seulgi
Fiksi Penggemar⚠️Seulgi all couple here!⚠️ "Jungkook itu siapa lo sih, Seul? Kok deket banget?" "Sahabat dari SD." "Kalo Jimin? Gue liat tiap hari lo ngobrol sama dia, padahal kelas jauhan. Kalian pacaran?" "Dih. Musuh iya kali." "Kang Daniel yang sering pulang pe...
