Ini hari ke sepuluh aku tanpamu
Setiap hari sudah ku ulangi niatku dalam hati, hanya berharap aku tak melihatmu hari ini.
Aku takut terjebak dalam tatapan yang kau sendiri enggan menatap, seolah aku melihat gersang tandus di gurun sahara
Tentang kemarin aku sudah mengikhlaskan hatiku untuk kau bawa saja. Hingga kini yang tersisa hanya raga.
Semoga ini bisa berjalan selamanya; iya selamanya.
Baru selesai ucapanku dalam hati tentang ini.
Dan malah kau sudah ada tepat di depan diri ini.
Jarak aku dan kamu bukan lagi 1000cm tapi satu langkah kaki.
Seketika niatku berganti; semoga jantungku tak meledak saat ini.
Halte bis, 2012
KAMU SEDANG MEMBACA
AKu Titip Sebuah Kisah
PoesíaJejek masa lalu Yang harusnya kutulis di dalam lembar buku. Tapi sejak ada wattpad jadi kutulis di wattpad saja. Semoga kalian suka dan dia membaca.
