Hawa diciptakan Tuhan untuk menghapus rasa sepi Adam
Dijadikannya berpasangan dalam sebuah nama cinta
Sampai pada akhirnya ayah dan ibu menjadi keturunannya
Melengkapi dan saling menjaga dengan kesetiaan
Entah apa jadinya jika kalian tak bersama
Mungkin aku tak ada dalam semesta raya
Perihal bertanya, aku tak pandai bersuara
Apakah kalian bangga memiliki aku atau tidak? Kuharap iya
Perihal memuji aku tak pandai mengagungkan
Tapi engkau laksana mentari sumber kehidupan
Perihal teka-teki aku pun tak pandai menjawab
Siapa yang tersayang? Ya kalian
Ayah...
Bersusah payah tanpa kenal lelah
Memeras keringat untuk masa depan kelak
Memecah tawa walau raga berteriak payah
Ibu...
Menyayangi tanpa pamrih
Mengasihi bak bidadari syurgawi
Kesalnya bukan pertanada tak cinta
Namun pertanda ia peduli dengan sangat
Sementara aku?
Hanya gadis mungilnya yang manja
Mendoakan dengan sembunyi dalam doa
Mengharap keduanya baik-baik saja sampai aku menjadi tua
KAMU SEDANG MEMBACA
Curahan Hati
PoesíaKumpulan puisi yang mungkin mewakili perasaan kalian. Rindu..? Cinta..? Salam dari penulis amatir Divine Arizky.
