Aku selalu titipkan rindu pada gerimis hujan sore hari.
Lewat tetesnya yang perlahan-lahan melahap bumi. Lewat suara merdunya yang menentramkan hati. Tapi nyatanya rinduku tak pernah sampai padamu pujaan hati. Kamu tetap saja diam membisu saat kita bertemu. Ada yang salah dalam interaksi bola mata kita saat itu. Saling mengikat, saling terikat , tapi selalu saja merasa ini tidak tepat. Sebab kamu sudah tidak sendiri lagi. Ada dia yang selalu menanti. Aku di sini termenung kembali. Salahkah mencintaimu yang kini menjadi kekasih sahabatku?
Divine Arizky
Cirebon, 17 Desember 2019
16.33 pm
KAMU SEDANG MEMBACA
Curahan Hati
PoesiaKumpulan puisi yang mungkin mewakili perasaan kalian. Rindu..? Cinta..? Salam dari penulis amatir Divine Arizky.
