''Cinta Bukan Hanya Sekedar Gabungan Dari Lima Huruf Lalu Bersatu Mejadi sebuah kata Sakral, Melainkan Satu Kata Yang Harusnya Dapat Membuat Kita Saling Percaya Satu Sama Lain''
~💔~
''Mulai Sekarang, Anggap Saja Bahwa Kita Hanya Dua Orang Yang Saling Mengenal Hanya Sebagai Seorang Teman.''
~Rubin Riansyah Putra❤
~👼~
Mungkin...
Aku bisa bercinta dengan kamu...
Kendati kata-katamu selalu...
Menusuk jantung...
Melukaiku...
Rubin mulai memetik Gitar yang saat ini berada dipelukannya. Sambil sesekali memejamkan matanya, Rubin mulai melantunkan bait demi bait lagu itu dengan seksama.
Mungkin...
Kumau memaafkanmu kembali...
Demi cinta yang ada di hatiku...
Meloloskanmu...
Dari kata pisah...
Semakin lagu menuju Reef, semakin pula pikirannya menerawang kekejadian dimana ia diperlakukan buruk oleh Elsa.
Bahkan hingga sekarang.
Mungkin sang fajar...
Dan sayap-sayap burung patah...
Menyaksikan kita berseteru...
Selalu tak pernah damai...
Mungkin cintaku...
Terlalu kuat dan menutupi...
Jiwa yang dendam akan kerasmu...
Sehingga kita bersama...
Mungkin...
Jari jemari Rubin yang sedang menari dengan lihai di 6 helai senar itu perlahan terhenti mengakhiri petikan gitarnya dengan cord A minor . lalu, dengan perlahan Rubin yang sedang terpejam, membuka kelopak matanya yang tertutup menampilkan bola mata nan hitam pekat milik Rubin.
''HAhh..'' satu desahan tipis keluar dari bibir Rubin.
Dia lelah. Dia sudah tidak tahan dengan sikap Elsa yang terus begini. Jika ditanya penyebabnya, Elsa selalu bungkam. Jika sudah begini Rubin harus bagai mana?
Rubin meraih ponselnya yang berada disampingnya. Melihat room chattnya dengan Elsa yang ternyata Elsa belum membuka bloknya kepada Rubin.
Hanya karena perdebatan sedikit, Elsa seharian tak membuka bloknya.
SUDAH CUKUP Pikir rubin. Ia tidak boleh dilakukan seperti ini terus menerus kepada Elsa. Ia harus mengakhiri ini. Ia tidak boleh terlihat lemah.
Bukan hanya sekali Elsa memperlakukan Rubin seperti ini. Dan sekarang Rubin harus mengambil langkah yang mungkin terbaik untuknya dan Elsa.
Rubin beranjak dari duduknya. Meletakkan gitarnya disofa, lalu segera meraih kunci motor sport hitam miliknya.
Dengan langkah gontai, Rubin terus melangkah keluar rumah menuju dimana motornya berada.
Setelah sudah berada diatas motornya, Rubin dengan perlahan menghidupkan motor sport miliknya, lalu dengan hati-hati menjalankannya meninggalkan pekarangan rumahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ru & Sa [*COMPLETED]
Teen FictionSELLOW UPDATE Mengucap janji memang sangat mudah dan tak akan sesusah mengerjakannya. Membuat hati yang tadinya percaya harus berusaha sekuat tenaga menguatkannya. Hati yang tak kuasa menahan perihnya segala luka yang di goreskan, pasti akan berhent...
![Ru & Sa [*COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/191298478-64-k667804.jpg)