DON'T

307 32 3
                                        

- STARRING BY -
SEO CHANGBIN & KIM SEUNGMIN

- WRITTEN BY -
matcha-flav

[🌙]

"CHANGBIN BODOH!"

"JELEK!"

"PENDEK!"

"MENYEBALKAN!"

seungmin asyik berteriak bak orang gila, sedang si pemilik nama mengembuskan napas lelah.

beranda mereka berhadapan. jaraknya bahkan hanya sejengkang kaki. jadi, seungmin tak perlu beseru selantang itu hanya untuk mengumpatinya.

urat malunya sudah putus atau bagaimana?

"ada apa, sih? kenapa aku tiba-tiba dihina begini?" pria itu berjalan mendekati pagar beranda, berdiri tepat di hadapan pemuda manis yang lebih muda darinya. sedang seungmin semakin melipat dahi. kedua pipinya mengembung kesal dan bibir-bibirnya tercebik ke depan.

ia menatap changbin penuh amarah, seakan ingin mengoreskan kuku-kukunya di wajah tampan pria itu.

lantas tanpa aba-aba, kedua tungkainya melangkah naik ke pagar, bersiap untuk melompat dari sana.

changbin yang melihatnya langsung tergopoh meraih badan mungil seungmin yang mendekat. kedua lengan kekarnya terulur untuk menyambut tubuh pria itu agar tiba di seberang dengan selamat.

namun, saat kaki-kakinya berhasil berpijak pada beranda sang kakak, pukulan-pukulan anarkislah yang ia dapatkan.

"heㅡ hei? kenapa aku dipukuli begini?"

"CHANGBIN BODOH! MENYEBALKAN! AKU MEMBENCIMU!"

changbin kelabakan menghadapi kepalan-kepalan seungmin yang menghantam brutal sekujur tubuhnya.

"KAU BODOH!"

"seungminㅡ aduh, aduh! sakit tahuㅡ aw! kau kenapa sih?!"

pria itu berusaha menahan kedua tangan seungmin dan berhasil, tangannya mampu mencengkram pergelangan kiri-kanan pemuda manis itu, yang otomatis menghentikan segala tindak kekerasan yang diberikan olehnya..

"kenapa sih? tadi mengataiku, sekarang kau memukulku habis-habisan. kau ini suka sekali menyakitiku, ya?"

seungmin merunduk. sebelah tangannya tergerak untuk kembali jatuhkan pukulan pada dada changbin, namun pria yang lebih tua itu mencekal erat kedua tangannya, membuat pergerakannya terkunci.

"tubuhku sakit kau pukuli begitu, asal kau mau tahu."

"jangan tiba-tiba jadi aneh dan mulai menyiksakuㅡ"

"KAU YANG MENYAKITIKU!"

changbin bungkam seketika.

pemuda manis itu memotong kalimatnya dengan suara yang melaung hebat.

jejemari seungmin terkepal kuat. changbin dapat merasakan kedua tangan mungil itu berlabuh lemah di sekitar dada bidangnya.

lantas kedua alisnya bertaut rapat bersama tanda tanya terbubuhi dalam kepala.

"apa maksudmu?" cetusnya heran, menatap wajah sang pemuda manis yang menunduk tepat di depan mata.

"seungㅡ"

"kau jahat ...."

lirihan yang teramat halus, nyaris terdebur desir angin yang menerjang. kembali menakhlikan puluhan tanya dalam benak changbin, serta sejumput gejolak yang mengedor keras rusuknya.

[1] symphony | straykids Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang