Apa yang ku lihat, belum tentu benar di mata kalian.
Apa yang kalian lihat, belum tentu benar di mataku.
Entahlah aku bingung siapa yang benar di antara aku atau kalian.
Tapi yang ku yakini, aku tidak tinggal sendiri disini, ada sesuatu yang mengintaiku.
Disini aku akan mengajak kalian untuk menyimak kisahku.
Kisah antara aku dan mereka yang ada di sekitarku.
Kisahku ini dimulai saat........
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Pagi hari di kediaman keluarga Son, rumah itu tampak menjulang tinggi, megah di antara pohon-pohon rindang yang mengelilinginya. Memang kepala keluarga Son ini sangat menyukai yang namanya ketenangan, dan rumah ini dibangun di tempat terpencil di salah satu kota Seoul.
Tampak pria paruh baya yang masih terlihat gagah, memasuki sebuah kamar yang bisa di katakan mewah, karena begitu kalian masuk ke dalamnya kalian akan disuguhkan suasana kamar yang klasik, dan tidak begitu banyak barang di dalamnya, hanya ada ranjang besar, lemari kuno yang masih terlihat kokoh, jam dinding besar yang akan berbunyi setiap pukul 12, meja rias, dan juga beberapa rak buku yang terdapat di pojok ruangan.
Pria tadi berjalan menuju jendela besar yang ada di dalam kamar itu, dan mulai membuka tirainya, membiarkan sinar matahari memasuki ruangan itu, dan tampak menganggu tidur seorang namja mungil disana.
"Ah ahjussi tutup tirainya." kata namja itu sambil menutupi seluruh tubuhnya agar tidak terkena sinar matahari.
Pria paruh baya tadi tersenyum dan mulai mendekati namja tersebut.
"Tuan muda dongpyo, ini sudah siang dan anda harus segera bangun."
"Iya aku tahu, tapi tutup dulu tirainya, mataku silau."
"Tidak bisa tuan muda, biarkan sinar matahari memasuki ruangan ini, dan juga biarkan udara di ruangan ini berganti agar kamar ini tidak pengap."
"Ahjussi kau menyebalkan."
Namja yang kita ketahui bernama dongpyo itu mulai menampakkan raut kesalnya, akhirnya dia berjalan ke kamar mandi dengan muka di tekuk.
Begitu sampai di kamar mandi, dongpyo tetap saja merutuki sifat kepala pelayan di rumahnya itu.
"Cihh ahjussi, sudah tahu aku benci sinar matahari, masih saja seperti itu."
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
*DongwookPOV*
Namaku Lee Dongwook, aku adalah kepala pelayan di kediaman keluarga Son,, aku sudah lama mengabdi di keluarga ini, keluarga son sangat baik padaku, dahulu mereka menawarkanku pekerjaan saat aku sedang berjalan tak tentu arah untuk mencari pekerjaan.
Aku bertugas untuk mengatur segala kegiatan di rumah, sebenarnya di rumah ini sudah ada beberapa pelayan yang punya tugas masing-masing, jadi aku hanya mengawasi pekerjaan mereka.
Dan juga tugas utamaku adalah menjaga anak tunggal di keluarga ini. Namanya Son Dongpyo, dia namja yang sangat cerdas dan juga aktif. Aku selalu suka dengan apa yang dia lakukan, karena itu semua tampak imut di mataku.
Tapi kejadian beberapa tahun lalu membuat suasana hangat di keluarga ini seolah sirna begitu saja. Tepat tengah malam rumah ini mengalami kebakaran hebat dan menewaskan tuan dan ny son. Dongpyo sendiri, anak itu berhasil menyelamatkan diri setelah dibangunkan anjing peliharaannya.
Sedangkan aku, saat itu orangtuaku sakit dan aku ijin untuk pulang ke rumah. Jadilah aku selamat dari kejadian itu. Keesokannya saat aku kembali kesana, sudah banyak orang berkerumun dan petugas pemadam kebakaran yang baru saja berhasil memadamkan api. Untung saja rumah ini tidak ikut hangus terbakar semuanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
X1 x Dongpyo (End) ✔
RandomBerisi cerita random tentang namja kesayangan member x1,, SON DONGPYO 😊😊
