"Yeri.. Itu lu yer? " Hanbin berjalan mendekati Yeri. Yeri mundur perlahan. Kris berdiri dan menghampiri Hanbin.
~Buugh!
Kris meninju perut Hanbin. Membuatnya terpental.
"Lu bangsat! " Kris terlibat pertarungan dg hanbin. Hanbin tak tinggal diam. Dia juga balas meninju rahang kris. Yeri masih terdiam melihat hanbin. Dadanya kembali sesak. Bertahun2 ia mencoba melupakan hanbin, dan berharap tak kan pernh lagi melihat wajahnya, namun kini, ia bahkan satu kampus dg nya. Kris sadar dg Yeri. Dia pun berteriak..
"Yeri! Geng BP! "
Yeri tersadar. Matanya menyapu setiap orang yang melihat mereka.
"Shit! Mereka kabur! " Yeri berlari keluar lapangan. Mencari dg buas icaran ny yg menghilang. Itu dia! Mereka berlari ke lantai 2. Yeri berlari dg cepat. Bahkan mereka kalah cepat.
~Sreett
"Aakhh! " Yeri berhasil menjambak rambut Jennie dan Jisoo.
"Kalian mau kabur kemana ha?!"
~Buughh!
"Yeri meninju perut mereka. Rose dan Lisa terus berlari.
~Praaak!
Yeri membenturkan kepala mereka. Mereka langsung jatuh pingsan. Dia tak peduli. Ia kembali berlari mengejar Rose dan Lisa. Rose dan Lisa masuk ke kelas kosong dan mengunci pintunya.
"Brengsek. Dia ganas banget bangsat" Gerutu Rose sambil ngelap keringat di keningnya.
~Braghh! Braagh!
Pintu digedor.
"Keluar lu pengecut! Kalian beraninya sama2! Dasar lemah! Buka pintunya! " -Yeri.
Yeri wanita tomboy. Bahkan pria bisa ia lawan. Kecuali Hanbin. Mentalnya benar2 lemah ketika berhadapan dg Hanbin.
Yeri mengambil ancang2 mendobrak pintu. 1 kali tentangan, 2 kali tentangan, 3 kali..
~Gubrraak!
Pintu langsung terbuka. Lepas bahkan dg engselnya sekaligus. Memamerkan wajah panik Rose dan lisa. Mata tajam Yeri tertuju pada Rose. Ia berlari lalu menendangnya. Ia juga menjambak rambutnya. Rose mencoba melawan. Ia memegang tangan Yeri lalu memutarnya.
"Aakhh! " Pekik Yeri. Dia sigap menggapai tengkuk Rose lalu membungkukkan badannya lalu menghantamkan rose ke lantai. Lisa mencoba kabur diam2. Namun insting Yeri sangt tajam. Ia menggapai salah satu bangku lalu melemparnya. Tepat mengenai punggung lisa. Ia pun pingsan. Rose menggapai Vas kaca di atas meja lalu memecahkannya. Ia lalu melempar itu ke Yeri. Kening yeri sobek. Berdarah. Yeri menendang perut Rose. Ia pun pingsan.
Suho's Side
~Buugghh!
Ia meninju secara sepihak pipi Ju-ne yg saat itu sedang melawan Chen. Darah yg mengalir dari bibirnya yg diakibatkan oleh kepalan tangan chen pun bertambah dg mengalirnya darah dari hidungnya.
"Lu apain cewek gua?! "
~Buughh!
Tendangan ke perut ju-ne.
"Bangsat Lu! " Ju-ne balas meninju rahang Suho. Irene berteriak dari sudut lapangan melihat kekasihnya d tinju.
"Berani lu nampar cwek gua! "
~Buughh! Tinjuan di perut.
"Berani lu megang dia! "
~Prakk! Tentangan di kaki.
KAMU SEDANG MEMBACA
Play With Me [PCY] (end)
Fanfiction"Dek.. Main yuk" "Main apa oppa? " "Nama permainannya, naena.. " Konten dg kata kasar ⚠️ Carut marut ⛔ Banyk naena 🔞 ~Hargai my story please~ ✨😘
![Play With Me [PCY] (end)](https://img.wattpad.com/cover/197572606-64-k127689.jpg)