Fani jalan menghampiri Yeri yg sedg duduk berdua dg sehun.
"Fan.. Kok lama bngt? " -Yeri.
"Nggk papa Yer. " Jawab Fani lalu duduk. Di sebrang meja mereka, duduk geng exo. Tapi mereka beranjak duduk di meja yg di tempati fani.
"Dek.. Kamu nggk papa kan? " Cy menepuk pelan bahu fani lalu duduk di samping ny.
"Nggk papa kok oppa.. " jawab fani. Fani risih karena ada sesuatu yg mengganjal. Benar2 tidk nyaman.
"Suho Hyung! Suho hyung! " Seseorang berlari menghampiri suho. Dia tampak terengah engah.
"Ken? Lu knp? " Suho jadi panik.
"A-Aku nggk papa hyung.. I-rene.. Irene.. " Suho tercekat.
"Irene kenapa?! Dia kenapa?! " Suho benar benar panik. Kini semuanya panik termasuk Yeri dan fani.
"Irene sama J-jisoo.. Berantem.. Cepetan ke lapangan basket Hyung.. Irene udah bedarah.. " Org yg sering d panggil kenta itu berusaha menjelaskan walau nafasnya tak beraturan.
Suho langsung berlari. Diikuti yang lain.
-------------
~Buughhhh
"Gua udah bilang jangn deketin suho.. Lu ngerti nggk sih!! "
~Buuugghhh
Pertempuran sdg terjdi antara jisoo dg irene. Irene tampak berdarah dan jisoo tetap dg brutal menghajarnya. Apa yg terjadi? Bukankah Irene bisa melawan? Bahkan dulu jisoo babak belur. Lalu?
"Irene! " Teriak Suho.
Suho berlari menghampiri irene yang tergeletak. Tak ada yg berani mendekat.
"Irene.. Kamu kenapa? " Mata Suho berkaca2. Cinta nya berdarah2. Hatinya sesak. Suho lalu berdiri.
"Lu ngapain Bangsat! Berani banget lu ha! " Suho menjambak rambut Jisoo.
"Aakhh!! Lepasin anjing! "
"Suho.. " Lirih Irene. Suho melepaskan jambakannya dan beralih pada Irene.
"Kamu tahan y sayang.. " Suho membantu irene berdiri. Susah. Tulang keringnya di tendang oleh jisoo.
Semua org kaget. Jadi.. Anak pendiam dari kelas Geomatika itu, adalah kekasih dari anak pemilik universitas ini.
"Dasar lonte sialan! Lu udah ngerebut suho dari gua! Bacot! " Maki Jisoo.
"Diam Jisoo! " Bentak Suho.
"Kenapa? Nggk suka? Tampangnya polos! Bawahnya pasti udh Jebol! " mulut jisoo benar2 kasar.
Bahkan Yeri dan geng exo pun geram.
"Diem Brengsek! "-Suho.
"Anaknya lonte.. Pasti mamaknya juga lonte! Nggk bisa didik anak. Bikin anak yg kegatelan. Ciih.. " -Jisoo.
"JISOO!! " Teriak Irene dg sangat keras. Suho pun kaget. Irene jalan pincang menuju Jisoo.
"Kenapa? Nggk suka? " Jisoo masih nyombong.
"Udah gua bilng jgn bawa2 org tua gua! "
~Buughhh
Perut Jisoo terbentur kepalan tangan irene. Jisoo terpental. Irene mendekati jisoo lagi. Lalu menjambak rambutnya.
"Emangnya seberapa sucinya lu ha? Lu tau dari mana gua udah jebol? Gua bukan cwek murah kayak lu! "
~Buugghh
KAMU SEDANG MEMBACA
Play With Me [PCY] (end)
Fanfiction"Dek.. Main yuk" "Main apa oppa? " "Nama permainannya, naena.. " Konten dg kata kasar ⚠️ Carut marut ⛔ Banyk naena 🔞 ~Hargai my story please~ ✨😘
![Play With Me [PCY] (end)](https://img.wattpad.com/cover/197572606-64-k127689.jpg)