Sebelum kalian baca, tolong hargai apa yang sudah di tulis. Cukup dengan vote ataupun komen bakalan bikin seneng dan pasti bakalan up terus.
Itu gak susah sama sekali kok, cukup tekan aja bintang di bawah pojok, udah selesai.
' menghargai adalah menghormati keberadaan, harkat, dan martabat orang lain. Menghormati hasil karya orang lain artinya menghormati hasil usaha, ciptaan, dan pemikiran orang lain '
Enjoy!
.
Pada perjanjian minggu lalu yang Mino tawarkan, membuat Lisa berpikir seribu kali, dia ingin menolak namun rasanya memang jika di pikir pikir sangat tidak adil jika dia sama sekali tidak membantu banyak dalam kerja sama kali ini.
Tapi, bukankah Lisa sendiri yang menerimanya? Dan juga bukan kah agensi Mino lah yang pertama menawarkan itu padanya.
Dan juga, semenjak Jennie waktu itu memintanya untuk tidak mengikuti apapun perintah Mino membuat Lisa kembali berpikir, kenapa? Apa yang harus dia lakukan sekarang? Sedangkan di sisi lain Rose menyuruh Lisa untuk menerimanya saja, karena katanya dia juga tidak akan membiarkan Lisa untuk berdua di depan kamera bersama Jennie.
Karena dia akan memaksa untuk mengikuti pemotretan jika Lisa juga ikut, hah sebagai rahasia kecil ternyata Rose merupakan seorang model cilik sewaktu kecil di New Zealand.
"Terima tidak terima tidak terima tidak bla bla bla.." gumam Lisa dan begitu seterusnya sampai dia pusing sendiri.
"Sebenarnya kenapa juga aku memikirkannya? Gila saja!" Lisa membaringkan kepalanya di atas meja kerja miliknya, dia sekarang berada di ruang kerja yang berada di rumahnya, sudah malam Lisa sudah memakai piyama namun sama sekali tidak bisa tidur akibat hanya memikirkan hal yang tidak penting tersebut.
"Daddy~"
Suara lembut serta sedikit cadel menghampiri pendengaran Lisa, Lisa mendongakkan kepalanya dan melihat putrinya kini terlihat sangat imut dengan pajamas Stitch L miliknya menambah kesan imutnya.
Lisa tersenyum sejenak melupakan hal yang sedari tadi menganggu nya, berdiri dan berjalan menghampiri putrinya yang sudah berdiri dengan muka cemberut sambil memegang sesuatu di tangannya.
"Kenapa sayang?" Lisa berjongkok di hadapan Anne sambil merapikan rambut Anne yang terlihat menutup matanya.
"Anne tidak bisa tidur" rengeknya dengan nada manja versi anak anak kecil yang sangat menggemaskan, Lisa tersenyum dan kembali menatap pajamas yang di pakai oleh anaknya.
"Lucu banget sihh.."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ini sekarang yang di pakai sama Anne oke wkwk, soalnya nyari fotonya yang make pajamas kagak ada, ada sih tapi fotonya berdua)
"Anne sudah minum susu kan?" Lisa kembali bertanya sambil tersenyum lucu dalam hati kala melihat betapa imutnya anak nya malam ini.