Waktu terus berjalan, hari ke minggu, minggu ke bulan, bulan ke tahun, aku sadar rasa ini tidak akan hilang untukmu sayang - jungkook
Aku menunggu, mengingat satu tangkai bunga putih yang kamu berikan padaku masih aku simpan dengan baik, kapan kamu...
Setelah membersihkan diri, aku berjalan kearah kasurku. Hari ini rasanya bahagia sekali, bisa jalan dengan Jungkook oppa. Sambil merebahkan diri dikasur, aku baru ingat sesuatu. Kemudian aku mengambil kotak berwarna putih yang diberi Jungkook Oppa.
"Kira kira apa ya isi di kotak ini, penasaran jadinya." Ucapku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Cantik banget, bunga mawar putihnya, oppa tau aku suka mawar putih." Ucapku sambil menaruhnya ke atas meja dan tersenyum memandangnya.
Author pov
Jennie tidak mengetahui bahwa bunga tersebut menandakan perpisahan diantara mereka. Bahwa sebenarnya Jungkook akan pergi meninggalkannya tanpa salam perpisahan.
Keesokan harinya
Jungkook tengah bersiap-siap mengemasi barangnya. Rasanya tidak tega ia meninggalkan Jennie sendiri di Korea. Tapi mau bagaimana lagi, ia harus pergi ke Jepang untuk meneruskan bisnis appanya.
"Jen mianhae, appa menyuruhku pergi." Gumam jungkook sambil membawa kopernya ke bawah.
"Jungkook apa kamu udah siap?" Tanya tuan Jeon.
"Aku siap appa." Ucap Jungkook sendu.
"Ayo kita pergi, biar di rumah ini bibi yeon yang merawatnya." Kata tuan Jeon.
Mereka pun menaiki mobil dan pergi ke bandara, selama perjalanan jungkook hanya diam dan berpikir tentang bagaimana keadaan Jennie setelah ia pergi.
"Aku harap, cintamu tetap tidak berubah." Gumam Jungkook sambil meneteskan air mata.
Jennie pov
Karna Jungkook oppa sudah memberiku bunga, aku berniat memberinya kejutan.
"Kira-kira apa ya surprise untuk jungkook oppa?" Gumamku sambil berpikir.
"Oh iya aku beli cake kesukaan oppa aja." Ucapku, kemudian aku bersiap dan turun ke bawah.
"Jendeuk, mau kemana udah rapi aja?" Tanya Tae oppa yang lagi duduk di sofa.
"Oh aku mau ke toko kue oppa, mau kasih cake kesukaan Jungkook oppa ke rumahnya." Jawabku.
"All right oppa." Jawabku kemudian berangkat menuju toko kue
Skip beli kue
Aku kemudian pergi ke rumah Jungkook oppa, hari agak mendung sebaiknya aku cepat. Sampai di rumah Jungkook oppa, aku memencet belnya. Aku menyuruh Pak Kim pulang terlebih dahulu.
Tin tong tin tong ( anggap aja lah suara bel gengs )
"Kok belum dibuka ya, apa oppa lagi pergi?" Gumamku sambil memegangi kotak kue.