Chapter 4

2.1K 138 6
                                        

Jennie pov

Aku bergegas menuju ke ruang rapat, untuk mencari barang taehyung oppa yang tertinggal.

"Oppa ceroboh sekali, bagaimana kalau barang itu hilang." Gumamku sambil geleng geleng kepala.

Aku kemudian membuka pintu tersebut.

Ceklek ( ya pokoknya gitu deh )

Aku menemukan ada seorang pria di ruang rapat, ketika ia menoleh.

"Anyeong jennie-ya." Ucap pria itu dengan senyuman.

Dia, pria itu yang sudah lama menghilang tanpa sebab. Sudah lama aku merindukannya.

"Oppa apa itu kau?" Tanyaku kepada pria itu.

Jujur aku tidak percaya dia ada di depanku saat ini berdiri dengan senyuman yang aku rindukan.

"Iya jennie-ya ini aku jungkook, your oppa." Jawab pria itu yang mendekatiku.

Tanpa berpikir panjang aku langsung berlari ke pelukannya, aku menangis sejadinya. Aku sangat merindukannya.

"Oppa kemana saja hiks....hikss..., kenapa oppa tinggalin jennie hiks...hiksss." Tangisku tak berhenti, aku semakin mengeratkan pelukanku.

"Jennie-ya, oppa punya alasan, oppa juga gak mau meninggalkanmu, aku sangat merindukanmu sayang." Balas jungkook oppa yang memelukku erat.

"Jennie-ya tatap aku." Kata jungkook oppa yang menyentuh daguku, aku pun menatapnya.

"Dont cry, baby." Kata jungkook oppa sambil mengusap air mataku.

"Aku sangat merindukanmu oppa." Jawabku sambil menatap matanya.

"Aku juga baby, i miss you so much." Kata jungkook oppa sambil tersenyum.

Jungkook oppa mendekatkan wajahnya, jantungku berdegup kencang sudah lama aku tidak sedekat ini dengannya.
Hidung kami saling menempel satu sama lain, aku bisa merasakan nafasnya dan detak jantungnya, aku pun menutup mata.

Bibir kami saling bertautan, cukup lama, jungkook oppa menghisap bibirku aku pun membalas menghisap bibirnya juga. Aku mengalungkan tanganku dilehernya, jungkook oppa mengeratkan pelukannya. Jungkook oppa mendudukkanku ke atas meja, lidahnya sangat lihai memainkan bibirku.

Jungkook pov

Aku sangat merindukan dirinya, saat ini kami bisa bersama, aku pun tidak tahan untuk mencium bibir mungilnya yang sangat menggoda itu.

"Ehmm...jennie-ya, i love your lips too much." Ucapku disela ciuman kami.

Aku pun beralih turun ke lehernya, wangi vanilla yang aku rindukan, aku pun mengecup dan menghisap leher jenjangnya itu.

"Ahh...ahh...oppa." Desahnya sangat sexy ditelingaku.

"Ahh...oppaaa, sudah nanti ada yang masuk." Ucap jennie yang menahanku.

Padahal aku ingin melanjutkannya, jungkookkkk mesummm.

"Et dah ini author yang mesum, dasar lacnat." Teriak gua yg pukul pala author.

"Ampun kook yg dipukul ini pala kook pala." Mohon author wkwk.

Back to story

Aku pun merapikan bajuku, dan jennie juga merapikan bajunya yang berantakan karnaku hehe.

Kemudian aku melihat jennie sedang sibuk mencari sesuatu.

"Baby kamu lagi cari apa." Tanyaku ke jennie.

"Ini oppa aku sedang mencari barang taehyung oppa." Balas jennie yang masih sibuk mencari barang.

"Oh, apa mungkin flashdisk ini." Jawabku yang menunjukkan sebuah flashdisk yang aku temukan di meja setelah rapat.

White Love (Jennie × Jungkook)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang