Rekomendasi lagu : OST The K2 today by kim bo hyung
Jennie pov
Aku terbangun dan melihat Lisa sudah tidak ada dikamar, kepalaku sakit sekali rasanya. Mengingat kejadian semalam membuatku membenci Jungkook. Ya rasanya aku selama ini telah dibodohi, mungkin saja dia sengaja menutupinya karna dia tidak mau appanya mendekam di penjara.
"AKHHHHHH, AKU BENCI JUNGKOOKKK." Teriakku yang melempar gelas sampai pecah.
"Eommaaaaaaa.....hiks...hiks...hikss." Tangisku kembali pecah, aku yang tidak berpikir jernih mendekati pecahan gelas itu dan menggenggamnya.
"Eommaaaaaa kembali...hiks...hikss..hikss." Ucapku yang kembali duduk dilantai, dan darah segar mengalir dari telapak tanganku.
Niatnya sih author mau pakai gambar darah disini tapi takut ada yg gak suka jadi gak jadi deh hehehe
Back to story
Author pov
Mendengar ada suara pecahan dari kamar Jennie, Lisa pun bergegas naik ke atas kamar Jennie. Saat Lisa membuka pintu kamar Jennie, alangkah kagetnya ia saat menemukan pecahan gelas dimana mana dan menemukan Jennie terduduk dengan tangan yang mengalir darah.
"EONNIEEEE." Teriak Lisa yang menghampiri Jennie.
"Eonnie, kenapa jadi seperti ini, sadarlah eonnie." Teriak Lisa yang memegang kedua pundak Jennie
"Lisa-ya, mianhae." Balas Jennie dengan lemah.
"Uhm, yaudah aku ambil kotak obat dulu, eonnie sebaiknya duduk dikasur, aku panggil bibi untuk membersihkan pecahan gelas ini." Ucap Lisa sambil memaksakan senyuman.
"Gomawo Lisa-ya." Gumam Jennie yang menatap Lisa keluar kamar.
Lisa pov
Aku segera membawakan kotak obat ke kamar Jennie eonnie, entah apa yang ada di pikiran eonnie sekarang sampai ia memecahkan gelas itu dan melukai dirinya sendiri.
"Eonnie, aku udah bawa kotak obatnya." Ucapku sambil membawa kotak obat.
"Ah ne." Balasnya dengan senyum terpaksa.
Selagi aku mengobati tangannya, aku bertanya kepada Jennie eonnie.
"Uhm eonnie." Panggilku.
"Ne, ada apa Lisa-ya." Jawabnya.
"Apa eonnie, masih mencintai Jungkook oppa, setelah eonnie tau kalo dia adalah pembunuh Bibi Jisoo?" Tanyaku sambil memperban tangannya.
"Aku tidak tau Lisa-ya, sekarang yang kurasakan hanya kecewa dan marah." Balas Jennie eonnie.
Taehyung pov
Sekarang gua sama Jimin hyung udah ada di depan rumah Jungkook.
"Hyung, lu yang mencet belnya deh." Kata gua ke Jimin hyung.
"Lu aja yg muda ngalah sama yang tua." Balas Jimin hyung.
"Seharusnya yang tua berani dong, masa hyung mencet bel aja gk berani." Ucap gua yang menepuk pundaknya.
"Jadi menurut lu gua takut gitu." Balas Jimin hyung yang menatap gua melotot.
Kemudian saat kami masih berdebat, tiba tiba ada bibi Yeon yang melihat kami.
"Oh, Jimin-ah, Tae-ah sedang apa kalian di depan pintu." Ucap bibi Yeon yang sedang membawa belanjaan.
"Anyeonghaseyeo bibi." Ucap gua dan Jimin hyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
White Love (Jennie × Jungkook)
Lãng mạnWaktu terus berjalan, hari ke minggu, minggu ke bulan, bulan ke tahun, aku sadar rasa ini tidak akan hilang untukmu sayang - jungkook Aku menunggu, mengingat satu tangkai bunga putih yang kamu berikan padaku masih aku simpan dengan baik, kapan kamu...
