|2| Benci?

67 6 0
                                    

Sinar matahari pagi menembus jendela kaca yang ada di rumah megah milik keluarga Hermansyah. Ada sesosok manusia dingin yang sedang tertidur dengan sesekali mengucek matanya. Ya siapa lagi kalau bukan Kevin, hari ini adalah hari minggu, hari dimana ia tidak mau melakukan aktivitas apapun yang sekiranya tidak terlalu penting.

"Kevin bangun nak, mandi terus sarapan, mama sama papa tunggu di meja makan" Ucap Reni-mama kevin

Kevin pun langsung mengambil handuk dan pergi untuk melaksanakan ritual pagi nya tersebut, setelah kurang lebih 20 menit, ia turun untuk sarapan, disana sudah ada mama, papa, dan juga adiknya Clara.

"Pagi ma, pa, ra" Sapa Kevin dengan senyuman, ya kevin memang memiliki sifat yang berbeda jika bersama keluarga nya, ia lebih gampang untuk tersenyum dibandingkan dengan di sekolah atau di luar rumah.

"Pagi sayang" Jawab mama dan papa Kevin

"Pagi kak" Jawab Clara, adik kesayangannya itu. Yang tengah duduk di kursi roda.

"Yaudh yuk sarapan, nanti makanan nya keburu dingin"

Kegiatan sarapan pun berjalan dengan khidmat.

Di dalam kamar

"Apa bener Kayla adiknya Bimo, cowok yang udah buat adek gue kecelakaan? Gue bakal balas dendam kayla, lu sekarang ada di cengkraman gue. Gue gak akan ngelepasin lu gitu aja" Kevin pun tampak marah, kepala serasa ingin meledak ketika mengingat kejadian satu tahun lalu.

Flashback on

"Apa dok adek gue lumpuh?" Kevin yang mendengar penutura dari dokter pun tampak tak percaya. Bagaimana tidak adik kesayangannya tersebut sudah tidak bisa berjalan layaknya manusia seperti biasanya.

Kevin masuk ke ruangan di mana adiknya dirawat. Ia melihat adiknya tengah terbaring lemah, dengan selang infus yang ada di hidung serta tangannya

"Ma, pa, adek gimana keadaannya? Kenapa bisa gini sih? Siapa yang udah buat adek kecelakaan gini ma, pa? Jawab kevin, kevin bakal balas dendam sama tu orang" Kevin sudah tidak bisa mengontrol dirinya, ia ingin sekali menghajar orang yang berani menabrak adiknya tersebut hingga adiknya bisa lumpuh seperti ini

"Tenang vin, adek baik baik aja, udah kamu tenang aja, orang yang nabrak adik kamu udah minta maaf sama mama sama papa, udah jangan terlalu dipikirin, yang penting adik kamu selamat" Reni berusaha menenangkan kevin, ia takut jika anaknya akan melakukan tindakan yang jauh dari perkiraan mereka.

"Engga ma, kevin gak Terima. Clara sampe lumpuh gini, kevin bakal cari tau orang itu" Kevin semakin geram dan ayah berusaha untuk memenangkan nya

"Udah vin, sekarang kamu istirahat aja, biar Clara papa sama mama yang urus"

Flashback off

🍭🍭🍭

"Ma Kayla sama kak Bimo mau ke mall dulu ya, Kayla mau beli buku, soalnya stok novel bacaan Kayla udah habis"

"Yaudh hati hati ya" Kayla pun mencium punggung tangan mamanya tersebut

"Assalamu'alaikum ma"

"Waalaikumsalam, Bimo jagain adek kamu ya"

"Siap ma, Bimo pergi dulu"

Setelah 30 menit meraka sampai di tempat dimana mereka tuju, mall xxx. Suasana tampak ramai (yaiyalah namanya juga mall, dasar author:v)

"Kak kita mencar ya"

"Oke, kalau udah selesai telpon aja"

"Siap deh abang Bimo ganteng" Bimo yang mendengar Ucapan Kayla pun hanya tertawa.

Kayla pun menuju toko buku yang ada di mall tersebut, ia memilih milih buku yang akan ia baca, selang beberapa menit ia menemukan novel yang sedang ia cari, namun novel tersebut tidak bisa di gapai oleh Kayla dikarenakan novelnya berada di bagian atas.

"Duh Kayla gak sampe lagi, gimana coba" Tutur Kayla

Dan tak lama ada seseorang yang mengambil novel yang akan Kayla pilih, dan Kayla langsung memarahi orang tersebut

"Ehh ini kan punya Kayla"

"Nih gue ambilin"

"Ehh kok suaranya kek kenal ya" Batin Kayla

Dan setelah ia menengok ke sumber suara, ia melihat sesosok pria dingin yang Kayla tidak tahu sejak kapan ada di sini

"Eh kevin"

Kevin pun tersenyum ke arah Kayla, dan Kayla ia masih merasa bingung kenapa kevin bertingkah seperti itu padanya.

"Lu bakal masuk ke dalam jebakan gue Kayla" Batin kevin

"Iya, nih novel nya udah gue ambilin, makanya jadi cewek jangan pendek pendek amat" Kevin pun tertawa dengan apa yang telah ia ucapkan (Ketawa yang memiliki arti berbeda wkwkw, apaan sih author nya gak jelas, ya maap)

"Ihh Kayla gak pendek ya, emang novelnya aja yang ketinggian naruhnya" Elak kayla

"Hhh terserah lu,lu sama siapa disini" Tanya kevin, ia berharap jika Kayla datang ke sini bersama kakaknya tersebut

"Sama kak Bimo, btw makasih ya vin udah di ambilin" Senyum Kayla

"Ok, gue duluan" Pamit kevin

"Iya, Hati-hati"

Kevin hanya menanggapi nya dengan senyuman, dan bergegas pergi meninggalkan toko buku tersebut, ntahlah mau kemana.

Setelah mendapat novel tersebut, Kayla langsung bergegas untuk membayar, dan setelah nya iya menelpon Bimo.

Bimo
Kenapa? Udah selesai apa beli novel nya?

Kayla
Udah kak, kakak dimana? Balik yuk

Bimo
Yaudah tunggu di parkiran depan

Kayla
Siap bos

Setelah memutuskan telpon secara sepihak, Kayla langsung bergegas pergi meninggalkan area mall, menuju parkiran.

Di dalam mobil

"Kak, tadi Kayla ketemu kevin, kawan kelas Kayla, dia bantuin Kayla buat ngambil novel, soalnya Kayla gak sampe" Ucap Kayla

"Kevin? Apa bener ini kevin yang adeknya udah gue tabrak waktu itu? Batin Bimo

" Kak, kakak kenapa sih? "Heran Kayla

" Eh gak papa, yaudh turun gih udah sampe noh "

"Iya iya"

Mereka pun masuk kerumah besar nan mewah tersebut.

🍭🍭🍭

Vote & komen nya jangan lupa hehe

My Girlfriend [Kela]√Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang