Pada titik hujan rintik itu
Aku jadi teringat pada teduhan payungmu
Dengan tenang kita berpayungan
Memerhati luruhnya hujan
Seketika ruang sunyi menyelubung
Lalu aku terkaku kedinginan
Berharap ada engkau
Bisa memanaskan ruang yang ada
Menyelusuri kisah kita
Membuat aku pendam segalanya
Mahu simpan engkau diam-diam
Di sudut paling dalam
Di daerah paling tenang
Kelak mereka tahu, teduhan itu milik aku
Jadi sayang, mahu kah engkau kekal berteduh bersamaku?
YOU ARE READING
Puisi Buku Biru
PoesieSeleksi Puisi dalam buku biru Ada dari dia Ada juga untuk dia p/s: Saya tulis ikut suka saya.
