16 tahun.
Dan...
Yera belum punya pacar.
Frustasi? Tentu saja.
Nyatanya yera terlalu percaya pada ramalan itu, Apalagi saat yera mendapati drama korea yang juga mengatakan tentang teori 16 tahun yang membuat yera jungkir balik memikirkannya.
'Gue suka sama lo'
'Gue rasa lebih baik aja kalau gue bilang sekarang'
'Gue janji gak bakalan ada yang berubah'
Yera merengek. Kembali mengingat pengakuan iwan yang membuatnya terkejut dan bingung saat ini.
Tentu saja yera bingung, pasalnya selama ini iwan berlagak biasa saat bersamanya. Iwan tak pernah salah tingkah atau gugup saat bersamanya. Bahkan iwan terang terangan ketika menceritakan gadis yang dekat dengannya.Lalu kenapa jadi begini?
Cakra: ngapain lo?
Yera menyerngit melihat pop messenge dari cakra. Ini sudah jam 10 malam, dan cakra tiba tiba mengirimnya pesan. Aneh.
Yera: kepo.
Cakra: gue perlu tau keadaan lo
Yera: CIH!
Cakra: sana tidur
Yera: kenapasiii cakra??
Cakra:berhenti mikirin iwan
WAIT?! Kok cakra tau?
Yera: gajelass.
Cakra: dengerin gue kali ini yer
Yera: lo kenapasii?
Cakra: gapapa
Yera mendelik. Tak mengerti kenapa cakra begitu. Jelas saja itu terlihat aneh, yera memang dekat dengan cakra sejak pria itu mengantarnya pulang hari itu. Tapi, cakra tak pernah sepeduli ini...
***
Yera berjalan tak semangat kearah ruang osis. Ia diam diam menundukkan kepala menghindari farell yang lewat berlawanan arah dengannya.
Yera berusaha untuk tidak sekedar melirik cowok jangkung yang baru berpapasan dengannya. Yera berhasil, tapi...
"Yer?" Yera mengumpat pelan mendengar suara serak basah yang memanggilnya itu.
"Eh, farell?" Kata yera berusaha tak tahu bahwa baru saja ia berpapasan dengan farell.
Tolong...ini bukan waktu yang tepat untuk membuat yera baper atau apapun itu. Pikiran yera sudah bercabang cabang hingga ia harus melupakan hal hal kecil yang biasanya ia lakukan.
"Mau rapat osis?" Tanya farell tenang. Seperti tak terjadi apapun, yera menyerngit.
"Iya,kenapa?" Sebenarnya yera sudah tak sabar ingin menyeletuk mengatakan banyak hal. Seperti...
'Kemana aja lo selama ini'
'Giliran gini baru lo gas gue ,CIH'
'Dasar dugong!"
Farell menghela nafas, menyadari perubahan gadis ini.
"YERAANDAAAA SAYANGGG! PAGIIII" salsa sudah berlari kecil menghampiri yera yang masih berdiri tak nyaman disamping farell. Diam diam yera menghela nafas lega bersyukur kali ini dengan kehadiran salsa.

KAMU SEDANG MEMBACA
16
Teen Fiction"kok lo peduli ama gue?" "peduli lah lo kan teman gue! gimanasii?!"