"Yak Oh sehun! Apa yang kau lakukan?" Sehun langsung menjauhkan ponselnya begitu suara yang sangat nyaring menyapanya.
"Hyung... ada apa denganmu ini masih pagi"
"Cepatlah bangun daan jelaskan semuanya padaku"
Bip.
Panggilan diputuskan sepihak diseberang sana. Sehun kembali mencoba bergelung kembali dengan selimut tebalnya. Hari ini dia benar-benar merasa lelah dan hanya ingin menghabiskan waktunya ditempat tidur.
Drrtt..drtt..
Baru saja sehun akan larut kembali dalam mimpinya. Getaran ponselnya kembali mengusiknya. Dia mencoba untuk menghiraukannya, karena mengira itu adalah suho yang entah kenapa marah-marah sepagi ini.
Drrtt...drrtt..
Akan tetapi seakan tak menyerah getaran itu terus mengganggu tidurnya.
Drrt...
Sekarang getaran beruntun itu berhenti, digantikan getaran kecil tanpa sebuah pesan masuk. Dengan enggan sehun mencoba mengecek ponselnya.
Dan seketika itu juga mata sehun terbuka dengan sempurna saat mengetahui siapa yang menghubunginya.
From: Kakek
"Bangunlah anak nakal! Hubungi kakek secepatnya!!!!"
"Oh Tuhan! Cobaan apalagi ini. Mereka benar-benar kompak membuat hariku buruk!"
Sehun terus menggerutu, membaca kembali pesan yang dikirim oleh kakeknya. Entah ada masalah apalagi sampai kakek dan orang kepercayaannya itu menghubunginya. Sehun bahkan malas memikirkannya.
Drrrtt.
From: Krystal
"Kau sudah bangun"
Ditengah kekesalannya pagi ini, senyum Sehun tiba-tiba terbit begitu melihat pesan baru diponselnya. Entah kemana semua rasa kesal yang memenuhinya sejak tadi. Semuanya itu seakan hilang tergantikan dengan sebuah kalimat singkat yang dikirim seseorang kepadanya.
Tanpa membuang waktu sehun segera membalasnya.
To: Krystal
"Hmm sudah. Aku akan segera menjemputmu, kita sarapan bersama."
Tidak perlu berpikir dua kali sehun segera beranjak dari kasurnya, mengabaikan keinginannya untuk kembali bergelung dibawah selimut. Saat ini ada sesuatu yang lebih dia inginkan daei sekedar beristirahat.
Selesai bersiap sehun segera bergegas keluar dari apartementnya dan berjalan kaki menikmati suasana sejuk Venice dipagi hari. Sepanjang perjalanan dia terus tersenyum, tak ada sehun yang dingin dengan wajah datarnya. Hal itu bahkan membuat beberapa gadis tersipu melihat senyuman yang ditunjukkannya.
To: Krystal
"Aku dibawah, turunlah."
Yah, saat ini sehun dan krystal akan kembali menghabiskan waktu bersama dan ini merupakan hari terakhir dari kesepakatan mereka. Sebenarnya sehun berharap hari ini bisa berjalan lambat dari hari lain. Dia tidak rela jika hari berlalu begitu cepat sama seperti hari-hari sebelumnya bersama krystal.
Padahal sebelum bertemu krystal hari-harinya terasa berjalan sangat lama, sampai dia bahkan hampir mati kebosanan.
"Sehun"
Sekali lagi senyum sehun mengembang dengan sempurna."Hai, ayo"ujarnya kemudian.
Keduanya kemudian berjalan menyusuri suasana pagi yang indah di venice. Sambil sesekali berbicara satu sama lain.

KAMU SEDANG MEMBACA
HEALING LOVE
Fanfiction"Pegang tanganku dan semua akan baik-baik saja." - Oh Sehun "Semua tak pernah berpihak padaku" - Jung Soo Jung