ѷ§ѷ
◎
Sepasang kekasih saling berjalan beriringan meninggalkan SMANSE. Tak ada pegangan tangan ataupun rangkulan pinggang, dan sebagainya. Suasanapun terasa sedikit dingin meskipun cuaca lagi terik-teriknya.
Masing-masing dari mereka sibuk dengan pemikirannya sendiri. Tak ada satupun yang mau mengalah untuk memulai sebuah perbincangan.
Sebenarnya, sang cowok sudah ingin menanyakan suatu hal, apa yang sedang terjadi dengan kekasihnya itu. Namun urung, karena kekasihnya itu nampak muram, terlihat seperti sedikit memiliki rasa kesal terhadapnya.
Acara diamnya mereka'pun sampai ditempat tujuannya. Sebuah rumah sederhana namun terkesan mewah. Berlantai dua namun bukan dari golongan rumah orang kaya.
Sang cowok, yang ternyata Alva Seungcheol itu mempersilahkan kekasihnya untuk masuk, dan kekasihnya itu, Bellvania Jeonghan langsung mendudukkan tubuh proporsionalnya diatas sofa panjang diruang tamu. Sang cowok'pun mengikuti dan berakhir duduk disebelahnya.
"Kamu kenapa,,?"
Seungcheol akhirnya memberanikan diri untuk bertanya. Namun, yang didapatkannya bukanlah jawaban, melainkan pergerakan dari Jeonghan yang menjauhinya. Ya, Jeonghan berpindah duduk ketepian sofa.
Melihat Jeonghan yang bertambah lesu dan cemberut, Seungcheol merasa sangat kalut. Sebenarnya apa yang tengah terjadi. Dia hendak mendekat, namun lagi-lagi Jeonghan berulah, dia menolak dengan suara lantang.
"JANGAN MENDEKAT..!!"
Seungcheol merasa semakin gila. Entah, kenapa kekasihnya bisa bersikap seperti itu.
"Kamu, kenapa sayang,,?"
Tanyanya dengan lembut tapi penuh penekanan disetiap katanya.
Jeonghan tak bergeming. Memilih bungkam untuk sesaat.
"Kamu ada hubungan apa dengan anak baru itu,,?"
Bukan jawaban yang dilontarkannya, tapi malah balik memberikan pertanyaan yang sangat jauh dari bahan pembicaraan.
"Maksud kamu apa, sayang,,?ㅡ", Seungcheol menjeda sebentar perkataannya karena masih merasa terkejut atas pertanyaan Jeonghan.
"ㅡ kamu tau sendiri kan,,? Aku dan Axellia hanya sebatas guru dan murid..", lanjut Seungcheol setelah sukses meredakan keterkagetannya.
"Gausah sok kaget, dan berpura-pura seperti itu, Al..
JANGAN FIKIR AKU GAK TAU APA YANG UDAH KAMU LAKUIN SELAMA HAMPIR SEMINGGU INI..!!
Hiks.."
FlashBack On
(Bellvania Jeonghan's POV)
Semenjak hari pertama pemasukan sekolah, semenjak aku berpapasan dengan Alva'ku bersama anak baru, aku merasa ada yang aneh diantara mereka.
Mereka sepertinya dekat banget. Bukan seperti layaknya sikap guru ke murid ataupun sebaliknya.
Cemburu ?
Jelas, aku cemburu.
Sakit hati ?
Iya, aku sakit hati.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Discontinued] Boss & Me
Fanfiction- MEANIE - GS! LOKAL!AU! _____♡_♡_____ Langsung baca aja yah, hee Di part awal ada summary'nya kog (:
![[Discontinued] Boss & Me](https://img.wattpad.com/cover/211818390-64-k435690.jpg)